Jokowi ingin Pilkada 2020 Damai: Jangan ada Hoaks, Fitnah

PERISTIWA | 24 Januari 2020 23:47 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ingin pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 di 270 daerah berjalan aman dan demokratis. Jokowi juga tak ingin Pilkada dipenuhi ujaran kebencian, hoaks dan politik SARA.

"Saya hanya titip marilah kita menjaga agar pilkada yang sebanyak 270 itu berjalan aman berjalan damai bermartabat dan demokratis. Jangan sampai ada lagi ada politik sara. Setop gak ada itu," kata Jokowi di acara pengukuhan partai Hanura 2019-2024, JCC Senayan, Jakarta, Jumat (24/1).

Kepala negara ingin gelaran Pilkada berlangsung sejuk. Tidak ada saling fitnah antar sesama.

"Jangan lagi ada hoaks jangan lagi ada ujaran-ujaran kebencian. Jangan lagi saling fitnah jangan lagi ada saling hujat menghujat. Saya yakin ini bisa dimotori oleh partai Hanura," ujar Jokowi.

Menurut Walikota Solo itu, saat ini situasi kondusif sangat diperlukan. Jokowi menambahkan, stabilitas politik dan keamanan sangat diperlukan oleh negara manapun.

"Negara kita juga dalam kerangka pembangunan negara yang kita cintai karena kita masih memiliki pekerjaan-pekerjaan besar, agenda-agenda besar yang harus kita selesaikan secara cepat," pungkasnya. (mdk/ded)

Baca juga:
26 Warga tolak pembangunan bandara golput di Pilkada Kulon Progo
Anggota Linmas cantik ini sukses curi perhatian di Pilkada Cilacap
Calon petahana Pilkada Kulon Progo menang telak versi hitung cepat
Bawa undangan pencoblosan bukan miliknya, 40 warga diperiksa polisi
Anak Cawabup Jayapura ditangkap diduga terkait politik uang

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.