Jokowi: Jangan Sampai Ekonomi Dipercepat, Tapi Kasus Covid-19 Meningkat

Jokowi: Jangan Sampai Ekonomi Dipercepat, Tapi Kasus Covid-19 Meningkat
PERISTIWA | 9 Juli 2020 19:46 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan saat ini pemerintah sedang mengendalikan ekonomi dan kesehatan. Dua hal tersebut tidak bisa dipisahkan.

"Dua-duanya tidak bisa dilepas satu dengan yang lain. Prioritas kesehatan tapi ekonomi juga harus jalan. Karena kalau ekonomi tidak jalan, kesejahteraan masyarakat menurun, imunitas juga akan ikut turun, penyakit gampang masuk," kata Jokowi saat kunjungan kerja di Kalimantan Tengah, Kamis (9/7).

"Oleh sebab itu, betul-betul gas dan remya betul betul dikendalikan bener, jangan sampai yang di gas hanya ekonomi saja, tetapi Covid-nya meningkat," tegasnya.

"Hati-hati dua-duanya harus dikendalikan dengan baik. Karena ekonomi sekarang ini yang rusak bukan hanya urusan sisi keuangan saja seperti 98. Demand-nya rusak terganggu, supply-nya rusak terganggu, produksinya juga rusak terganggu. Hati-hati ini harus semuanya mengerti dan paham mengenai ini," ungkap Jokowi.

Jokowi juga menjelaskan saat ini terdapat 215 negara yang mengalami hal yang sama. Terlebih kata dia terkait urusan ekonomi.

Mantan Wali Kota Solo tersebut menyoroti capaian kuartal pertama yang hanya muncul di angka 2,97 persen. Sedangkan dikuartal kedua diperkirakan berada di minus.

Baca Selanjutnya: "Sudah minus growth kita di...

Halaman

(mdk/rhm)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami