Jokowi Kirim Puluhan Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak Bencana NTT-NTB

Jokowi Kirim Puluhan Ribu Paket Sembako untuk Warga Terdampak Bencana NTT-NTB
Rumah yang rusak akibat banjir bandang di Adonara Timur, Flores Timur, NTT. ©ANTARA FOTO/Pion Ratuloli
PERISTIWA | 8 April 2021 15:22 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo mengirimkan puluhan ribu bantuan paket sembako untuk warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Total ada 15.000 paket sembako yang dikirim ke NTT dan 13.000 ke NTB.

"Senin (5 April) Presiden memerintahkan Sespri (Sekretaris Pribadi) untuk mengirimkan sembako ke daerah terdampak bencana di NTT," kata Sekretaris Pribadi Presiden Jokowi, Anggit Noegroho kepada wartawan, Kamis (8/4).

Dia mengatakan sebanyak 5.000 paket sembako tahap pertama telah diberangkatkan pada Selasa, 6 April 2021. Adapun sebagian paket sembako diangkut menggunakan pesawat Hercules milik TNI AU, sementara sisanya dengan Kapal Perang TNI AL menuju daerah bencana.

"Mengingat situasi medan yang masih sulit pasca bencana, dilakukan koordinasi dengan Panglima TNI untuk penyediaan transportasi pengangkut bantuan Presiden," jelasnya.

Anggit menyebut sebanyak 3.500 paket sembako telah tiba di Pulau Adonara dan Kabupaten Lembata, NTT dan langsung dibagikan ke warga terdampak bencana banjir. Dia memastikan sisa 10.000 paket sembako bantuan Presiden akan segera dikirimkan ke lokasi bencana.

"Selain NTT, Presiden juga mengirimkan bantuan 13.000 paket sembako ke daerah terdampak bencana di Kabupaten Bima Provinsi NTB," ujar Anggit.

Seperti diketahui, Bencana banjir bandang disertai longsor melanda sejumlah wilayah di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu malam, 4 April 2021. Hingga 7 April kemarin, pukul 20.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia kembali bertambah, menjadi 138 orang.

Doni mengaku ada sejumlah faktor yang menyebabkan pihaknya kesulitan menemukan jenazah para korban. Salah satunya pengerahan alat berat ke lokasi kejadian.

"Kesulitan untuk memobilisasi alat berat, ekskavator dan juga dump truck untuk mengangkut batu-batu yang sangat besar. Kemudian cuaca yang masih belum begitu bagus ya," kata Kepala BNPB Doni Monardo dalam konferensi pers secara daring pada Rabu, 7 April 2021.

Selain korban jiwa, dampak dari banjir bandang tak urung meluluhlantakkan sejumlah fasilitas umum dan rumah warga. Tiga hari pasca kejadian, ada 1.992 rumah yang terdampak. Jumlah rumah rusak berat terbanyak berada di Kabupaten Lembata.

Reporter: Lizsa Egeham

Sumber: Liputan6.com (mdk/bal)

Baca juga:
Cerita Nenek Yana Detik-Detik Rumahnya Hancur Diterjang Siklon Tropis Seroja
Diterjang Banjir Bandang hingga Tanah Longsor, NTT Tetapkan Tanggap Darurat Bencana
Korban Siklon Tropis Seroja di Kabupaten Alor, 25 Orang Meninggal dan 20 Hilang
6 Anjing Pelacak Diharapkan Bisa Temukan Puluhan Korban Banjir yang Hilang di NTT
Mabes Polri Kirim 6 Anjing Pelacak Bantu Pencarian Korban Bencana di Flores Timur
Mensos Ajak Semua Elemen Bangsa Bantu Ringankan Beban Korban Bencana NTB & NTT

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami