Jokowi Mampir Toko Bangunan di NTB, Cek Stok Semen dan Baja Ringan

PERISTIWA | 22 Maret 2019 15:58 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Menutup kunjungan kerja di Nusa Tenggara Barat (NTB), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyempatkan diri mampir ke toko bangunan Semen Merah Putih. Toko bangunan ini terletak di Dese Beleke, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB.

Jokowi ingin mengecek langsung persediaan material bangunan. Kepala Negara tak ingin pembangunan rumah tahan gempa di Lombok Barat terkendala material bangunan.

"Saya mendadak, ngecek ini penjualan semen, penjualan baja ringan," ungkap Jokowi di Dese Beleke, Kecamatan Gerung, Lombok Barat, NTB, Jumat (23/3).

Selama berada di toko bangunan, Jokowi berdialog dengan pemilik toko bernama Maryam. Jokowi bertanya stok semen dan baja ringan.

Dari Maryam, Jokowi mendapat laporan bahwa tidak ada kendala dalam penyediaan material bangunan. Maryam merupakan salah satu supplier bahan bangunan khusus wilayah Lombok Barat.

"Tadi saya masuk, tanya, tidak ada masalah. Semen tidak ada masalah ya bu ya. Baja ringan tidak ada masalah," jelas dia.

Jokowi menuturkan, pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar Rp 5,1 triliun untuk pembangunan rumah warga korban gempa di Lombok. Jokowi berharap uang tersebut segera digunakan sehingga warga memiliki hunian yang layak.

"Jangan sampai nanti uang-uang yang sudah keluar, nanti mau beli bahan tidak ada, barang tidak ada, kata dia.

Rumah rusak akibat gempa di NTB tercatat kurang lebih 78.581 sejak Juli 2018 hingga Maret 2019. NTB diguncang gempa sebanyak tiga kali sejak tahun 2018. Gempa pertama terjadi pada tanggal 29 Juli 2018 sekira pukul 05.47 Wib.

Gempa tersebut terletak di darat pada koordinat 116,5 derajat BT dan 8,4 derajat LS, berjarak sekitar 47 km timur laut kota Mataram, dengan kedalaman 24 km dan kekuatan atau magnitudo mencapai 6,4.

Gempa ini tidak menimbulkan tsunami karena lokasi pusat gempa bumi terletak di darat. Gempa kedua terjadi pada Minggu, 5 Agustus 2018 sekira pukul 18.46 Wib, dengan titik koordinat 116,48 derajat BT dan 8,39 derajat LS. Gempa kali ini lebih besar dengan magnitudo 7,0 dan kedalaman 15 km. Gempa ini menimbulkan tsunami kecil dengan ketinggian maksimum 0,13 m.

Sementara gempa ketiga terjadi pada Minggu 17 Maret 2019 akibat sesar aktif tektonik. Gempa ini berkekuatan 5,8 Magnitudo disusul 5,2 Magnitudo.

Baca juga:
MotoGP di NTB, Jokowi Genjot Pembangunan Pelabuhan, Jalan & Runway Bandara
Jokowi Tinjau Pembangunan Rumah Tahan Gempa di Kota Mataram
Jokowi Janji Datang Lagi ke NTB: Jangan Ragu Kalau Kita Ingin Selesaikan Ini
Jokowi akan Menghadiri Gebyar Bakso Merah Putih di Cikarang
Kunjungan Kerja ke NTB, Jokowi Tinjau Pembangunan Rumah Tahan Gempa
Di Depan Pengusaha, Jokowi Singgung Pembangunan MRT Keputusan Politiknya Bersama Ahok

(mdk/noe)