Jokowi Minta Anggaran Kesehatan Rp132 Triliun Fokus Tangani Gizi dan Cegah Penyakit

PERISTIWA | 31 Oktober 2019 17:16 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Pemerintah mengalokasikan dana Rp132,2 triliun untuk anggaran kesehatan dalam APBN 2020. Anggaran ini naik hampir dua kali lipat dari realisasi anggaran kesehatan di tahun 2015 sebesar Rp69,3 triliun.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta penggunaan anggaran fokus pada program pembangunan sumber daya manusia (SDM). Contohnya fokus pada urusan asupan gizi anak dan pencegahan penyakit.

Ini disampaikan Jokowi saat memimpin rapat terbatas Penyampaian Program dan Kegiatan di Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10).

"Biasanya di kementerian itu disebar ke semua, nah ini tidak fokus. Ini tolong betul-betul dikonsentrasikan fokus kepada urusan yang namanya ketercukupan asupan gizi, makanan tambahan, yang berkaitan dengan pola hidup sehat, yang berkaitan dengan pencegahan penyakit betul-betul menjadi sebuah area yang harus kita kerjakan," tegas Jokowi.

Selain kesehatan, Jokowi meminta sinergitas antara lembaga dan kementerian dalam pemberantasan narkotika. Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menyadari, narkotika bisa mengancam SDM Indonesia di masa mendatang.

"Apapun SDM kalau kita belum bisa menyelesaikan dan merampungkan urusan ini akan sangat sulit karena ini akan berkaitan dengan kriminalitas dengan kenakalan remaja," katanya.

Jokowi kemudian mengingatkan seluruh menteri Kabinet Indonesia Maju soal pentingnya pendidikan etika, kebencanaan, politik dan budi pekerti. Dia menegaskan tanpa pendidikan tersebut SDM yang unggul tidak akan tercapai.

"Saya minta agar pendidikan etika, budi pekerti, pendidikan kebencanaan, pendidikan politik terutama ideologi Pancasila harus terus dilakukan secara sinergis lintas kementerian. Oleh karena itu, tugas Menko PMK saat ini memang bukan tugas yang ringan tapi sangat berat dan sangat strategis," tegasnya. (mdk/noe)

Baca juga:
Keakraban Sri Mulyani dan Prabowo Sebelum Rapat Terbatas dengan Jokowi
Jokowi Minta Menteri Jelaskan ke Publik Setiap Ada Perubahan Kebijakan
Jokowi: Pemerintah Subsidi Rp41 Triliun untuk BPJS, Rakyat Harus Ngerti Ini
Jokowi Usul Ganti Istilah Radikalisme Jadi Manipulator Agama
Rapat di Kemenko Polhukam, Menlu Retno Paparkan Persiapan KTT ke-35 ASEAN

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.