Jokowi Minta Kepala Daerah Antisipasi Potensi Lonjakan Kasus Covid-19

Jokowi Minta Kepala Daerah Antisipasi Potensi Lonjakan Kasus Covid-19
Presiden Jokowi Hadiri KTT ASEAN Bahas Krisis Myanmar. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 18 Mei 2021 17:26 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta seluruh kepada daerah tetap waspada potensi lonjakan kasus Covid-19 pascalibur Lebaran. Pimpinan daerah harus mengambil langkah taktis yang cepat serta tepat dalam mengantisipasi peningkatan kasus.

"Saya minta gubernur, bupati, wali kota, danrem, dandim, kapolda, kapolres, kejati, kejari, seluruh sekda dan asisten semuanya harus tahu angka-angka (parameter) seperti ini di setiap daerahnya sehingga tahu apa yang harus dilakukan," ujar Presiden saat memberikan pengarahan secara virtual kepada kepala daerah se-Indonesia dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (18/5).

Pada masa libur lebaran tahun ini, 1,5 juta orang tetap melakukan mudik pada kurun waktu 6-17 Mei 2021. Padahal diterapkan kebijakan peniadaan mudik. Angka tersebut setara dengan 1,1 persen jumlah penduduk.

Jokowi menuturkan, sebelum adanya kebijakan peniadaan mudik, terdapat 33 persen masyarakat menyatakan niat untuk mudik ke kampung halaman. Kemudian setelah dilakukan sosialisasi, angka tersebut turun menjadi 7 persen.

Realisasinya mampu ditekan lebih jauh menjadi 1,1 persen melalui penegakan kebijakan peniadaan mudik di lapangan beberapa waktu lalu.

"Memang 1,1 persen kelihatannya kecil sekali, tetapi kalau dijumlah ternyata masih besar 1,5 juta orang yang masih mudik. Kita harus upayakan agar potensi peningkatan kasus aktif tidak terjadi sebesar tahun-tahun sebelumnya," bebernya.

Kepala Negara mengatakan, terdapat peningkatan kasus penularan di 15 provinsi. Yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Bangka Belitung, DKI Jakarta, Maluku, Banten, Nusa Tenggara Barat, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, dan Gorontalo.

"Kasus perprovinsi data-data komplit hati-hati provinsi di sumatra, 15 provinsi alamai kenaikan hati-hati Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Jambi, babel, DKI Jakarta, Maluku, Banten, NTB, Maluku Utara, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan,Gorontalo, keliatan ditandai merah dan hijau, sebagian di Jawa dan Sulsel dan Kaltim," bebernya. (mdk/noe)

Baca juga:
Bima Arya Minta Warga Jalani Swab usai Pulang dari Luar Kota
Sertifikasi SNI, Bantu Tingkatkan Daya Saing Bangkitkan UKM Saat Pandemi Covid-19
Perumahan di Bogor jadi Klaster Covid-19 usai Satu Warga Pulang dari Luar Kota
Libur Lebaran Mobilitas Masyarakat Tinggi, Jokowi Minta Kepala Daerah Waspada
1,5 Juta Warga Mudik, Jokowi Sebut Ada Potensi Kenaikan Kasus Covid-19 Pascalebaran

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami