Jokowi Minta Kepala Daerah Sevisi Tangani Covid-19: Jangan Buat Acara Sendiri

Jokowi Minta Kepala Daerah Sevisi Tangani Covid-19: Jangan Buat Acara Sendiri
PERISTIWA | 1 April 2020 13:55 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta kepala daerah untuk satu visi menangani pandemi Covid-19. Kepala daerah diharapkan bekerja berdasarkan undang-undang.

"Kita bekerja ada amanat konstitusi jadi pegangannya itu.
Jangan membuat acara sendiri-sendiri sehingga kita dalam pemerintahan tidak berada dalam garis visi yang sama," ungkap Jokowi usai meninjau Rumah Sakit Darurat di Pulau Galang, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, Selasa (1/4).

Jokowi juga mengingatkan semua pemerintah daerah meningkatkan jaringan pengamanan nasional. Maksudnya, boleh melakukan pembatasan tetapi dengan cara yang wajar, tidak sampai karantina wilayah.

"Saya kira itu pembatasan yang wajar, daerah ingin mengontrol. Tetapi bukan dalam keputusan besar, misalnya karantina wilayah dalam cakupan yang gede, atau yang sering dipakai lockdown," ungkap Jokowi.

Sebelumnya, beberapa daerah menginginkan agar wilayahnya diberlakukan lockdown, ataupun karantina wilayah. Hal tersebut juga sempat diajukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk berlakukan karantina wilayah. Tetapi permintaan tersebut ditolak oleh Presiden Joko Widodo. (mdk/lia)

Baca juga:
Jokowi: RS Darurat Corona di Pulau Galang Bisa Beroperasi Senin Pekan Depan
Jadi Zona Merah Pandemi Corona, Jakarta Tetap Jadi Prioritas Distribusi Pangan
KSP: Presiden Ingin Pelaksanaan PSBB Tegas, Efektif dan Disiplin
Menteri Sri Mulyani Tegaskan Penerbitan Recovery Bond Bukan Pilihan Pertama
Suasana Pernikahan di Tengah Pandemi Corona
Raker dengan DPR, Yasonna Buka Data WNA Masuk Indonesia Selama Pandemi Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami