Jokowi Minta Komite Penanganan Covid-19 Selesaikan Rencana Vaksinasi Dalam 2 Pekan

Jokowi Minta Komite Penanganan Covid-19 Selesaikan Rencana Vaksinasi Dalam 2 Pekan
PERISTIWA | 28 September 2020 10:45 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta agar rencana vaksinasi direncanakan secara detail. Dia memberi target dua minggu pada Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional sudah merampungkan perencanaan tersebut.

"Saya minta dalam dua minggu ini sudah ada perencanaan yang detil, kapan dimulai, lokasinya di mana, siapa yg melakukan, siapa yang divaksin pertama," ungkap Jokowi saat memberikan arahan saat rapat terbatas terkait Laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional melalui siaran teleconference, Senin (28/9).

Dia menegaskan rencana vaksinasi harus terencana dengan baik. Sehingga pelaksanaan di lapangan berjalan dengan lancar.

"Semuanya harus terencana dengan baik sehingga saat vaksin ada itu tinggal langsung implementasi pelaksanaan di lapangan," jelas Jokowi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto, mengatakan penyuntikan vaksin akan dibagi ke beberapa kelompok masyarakat berdasarkan skala prioritas dimulai dari aparatur negara pada tahap satu, dua dan tiga.

Lalu setelah itu kembali dipesan 86 juta untuk disuntikkan kepada mereka yang berada di usia produktif, kelompok komorbid, peserta BPJS dan penerima bantuan iuran.

Semua jadwal pelaksanaan sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan dan akan disampaikan langsung oleh Terawan sebagai menterinya.

"Selanjutnya mengenai timeline juga sudah disiapkan oleh Kementerian Kesehatan tapi tentu perlu akan dilaporkan oleh Pak Menkes," kata Airlangga mengakhiri. (mdk/lia)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami