Jokowi Minta Mentan & Gubernur Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Papua Barat

Jokowi Minta Mentan & Gubernur Tingkatkan Produktivitas Pertanian di Papua Barat
Kunjungan Jokowi di Indramayu. ©2021 Tangkapan layar Youtube Sekretariat Presiden/editorial Merdeka.com
NEWS | 4 Oktober 2021 09:39 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo(Jokowi) mengatakan Papua Barat memiliki potensi yang besar dalam sektor pertanian khususnya untuk wilayah Indonesia Timur. Jokowi mengatakan hal tersebut setelah mengamati luas tanah untuk sektor pertanian di provinsi tersebut mencapai 11.000 hektare untuk tanaman jagung dan 7 juta hektare untuk tanaman pangan dan holitikultura.

"Di provinsi Papua Barat memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan daerah produsen utama komoditas pertanian di Indonesia Timur. Sehingga ini lahan yang sangat luas," katanya usai menanam Jagung, Sorong, Papua Barat, dalam siaran Youtube Sekretariat Presiden, Senin (4/10).

Sayangnya, kata Jokowi, lahan yang dimanfaatkan untuk menanam baru sekitar 33 persen. Jokowi meminta agar agar Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan untuk memanfaatkan dan meningkatkan proktivitas pertanian yang ada di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Sorong.

"Saya minta kepada menteri pertanian, Gubernur Papua Barat, untuk meningkatkan lagi produktivitas pertanian yang ada di Kabupaten Sorong dan juga di seluruh Provinsi Papua Barat," bebernya.

Selain itu, Jokowi juga meminta adanya perubahan sistem tanam. Jika selama ini hanya satu tahun sekali, diharapkan bisa menjadi dua tahun sekali.

"Sehingga kebutuhan pangan di tanah Papua bisa disiapkan oleh Pulau Papua sendiri," bebernya.

Jokowi juga menyempatkan melihat penggunaan teknologi pertanian di Papua Barat. Jokowi mengatakan nantinya petani Papua akan diberikan modal. Selain itu, untuk mempermudah kerja petani, akan dibuatkan irigasi cacing serta memberikan pelatihan berkaitan dengan teknologi pertanian.

"Ini yang kita harapkan meningkatkan produktivitas kita utamanya memang yang ditanam hari ini semuanya jagung karena kebutuhan jagung kita untuk pangan dan makanan ternak masih membutuhkan tambahan," kata Jokowi.

Gandeng Petani Milenial

Jokowi juga meminta kepada mentan dan gubernur Papua Barat mengajak para petani milenial untuk menjadi motor penggerak dalam sektor pertanian. Dia berharap dengan adanya hal tersebut dalam meningkatkan produktivitas pertanian yang ada di Papua Barat.

"Saya berharap mulainya mengajak petani-petani milenial untuk diberikan kesepatan sebagai motor penggerak disektor pertanian ini," katanya.

Dia menjelaskan hingga saat ini sudah ada 800 petani yang dilatih. Sehingga ditargetkan terdapat 2000 petani akan selesai mengikuti pelatihan.

"Sudah dilatih oleh Pak Mentan? berapa pak? 800 petani tetapi ditargetkan 2000 nanti akan selesaikan. Saya yakin jika mereka diberikan kepercayaan akan mampu menciptakan ketahanan pangan utamanya di Provinsi Papua Barat dan Tanah Air," pungkasnya. (mdk/lia)

Baca juga:
Mentan: Pertanian Jadi Satu-satunya Penyangga Ekonomi di Tengah Pandemi
Jaga Kestabilan Harga Pangan, Produksi Jagung di Sumut Akan Dijadikan Pakan Ternak
Pemerintah Bakal Evaluasi Pemberian Subsidi Pertanian
Keuntungan Program Makmur Bagi Petani
Erick Thohir Harap Kerja Sama Pupuk Indonesia-BRI Genjot Ekonomi Rakyat
Program Petani Maju 4.0 untuk Kurangi Pengangguran Usia Muda

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami