Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete, Tapin dan Sindang Heula Pekan Depan

Jokowi Resmikan Bendungan Napun Gete, Tapin dan Sindang Heula Pekan Depan
Jokowi Resmikan Tol Kayu Agung Palembang-Betung. ©Biro Pers Sekretariat Presiden
PERISTIWA | 14 Februari 2021 12:55 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan meresmikan tiga bendungan di Tanah Air pekan depan. Tiga bendungan tersebut adalah Bendungan Napun Gete, Tapin dan Sindang Heula.

"Nanti minggu depan ini kita akan resmikan lagi Bendungan Napun Gete, Bendungan Tapin dan Bendungan Sindang Heula," katanya, Minggu (14/2).

Bendungan Napun Gete terletak di Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Sementara Bendungan Tapin berada di Desa Pipitak Jaya, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Sedangkan Bendungan Sindang Heula terletak di Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Sebagai informasi, Jokowi meresmikan Bendungan Tukul di Desa Tukul, Kabupaten Pacitan, Provinsi Jawa Timur hari ini. Dia berharap keberadaan Bendungan Tukul bisa memperkuat ketahanan pangan di Pacitan.

"Saya harap dengan berfungsinya Bendungan Tukul di Pacitan ini akan menjadi infrastruktur yang penting memperkuat ketahanan pangan dan memperkuat ketahanan air," katanya saat memberikan sambutan, Minggu (14/2).

Jokowi meminta pemerintah provinsi Jawa Timur dan kabupaten Pacitan memanfaatkan Bendungan Tukul dengan sebaik-baiknya. Sehingga Bendungan Tukul memberikan nilai tambah bagi Jawa Timur dan keuntungan untuk masyarakat Pacitan.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini mengatakan Bendungan Tukul memiliki peran sangat penting dalam pengendalian banjir. Selain itu, bendungan tersebut juga bisa mengairi sawah warga yang ada di Pacitan.

"Bendungan ini sekali lagi memiliki peran sangat penting untuk air irigasi dan penyediaan air baku yang di sini nanti kurang lebih 300 liter per detik. Dan tentu saja ini untuk warganya Bapak Bupati Pacitan," sambungnya.

Jokowi menyebut, Bendungan Tukul memiliki kapasitas tampung 8,7 juta meter kubik. Bendungan ini bisa mengairi sawah sekitar 600 hektar.

"Bendungan ini bisa memberikan manfaat sangat besar yaitu 600 hektar sawah. Sehingga meningkatkan indeks pertanaman dari biasanya satu kali tanam padi dan satu kali tanam palawija menjadi dua kali tanam padi dan satu kali tanam palawija," ujarnya. (mdk/ray)

Baca juga:
Bendungan Tukul Diresmikan, Jokowi Harap Ketahanan Pangan di Pacitan Menguat
Jokowi akan Resmikan Bendungan Tukul di Pacitan
Ada Jalan Tol, Waktu Tempuh Parapat ke Kualanamu Jadi 1,5 Jam
Menteri Basuki Targetkan Ruas Tol Kartasura-Purwomartani Rampung 2022
Kementerian PUPR Bakal Bangun Jalan Layang Kereta Api di Solo

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami