Jokowi: Shio Saya Kerbau, Tahun Ini Saya Harus Kerja Keras

Jokowi: Shio Saya Kerbau, Tahun Ini Saya Harus Kerja Keras
PERISTIWA | 30 Januari 2020 13:22 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menghadiri acara Perayaan Imlek Nasional 2020 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Kamis (30/1). Jokowi mengucapkan selamat kepada warga Tionghoa yang merayakan Imlek.

"Saya mengucapkan selamat merayakan Hari Imlek di Tahun 2020 ini. Gong Xi Fa Cai. Selamat memasuki tahun tikus logam di 2020," kata Jokowi, Kamis (30/1).

Jokowi kemudian menyebutkan shionya yakni kerbau. Hal tersebut melambangkan kerja keras.

"Shio saya kerbau. Katanya tahun ini saya harus kerja keras. Padahal saya lima tahun kemarin juga sudah super kerja keras. Sekali lagi selamat memasuki tahun tikus logam di 2020," ucap Jokowi.

1 dari 2 halaman

Jokowi berharap, semoga kesehatan, rezeki dan kesehatan selalu dilimpahkan kepada peserta yang hadir di sini dan juga seluruh rakyat Indonesia.

"Selain berdoa kita tentu harus selalu bekerja keras, harus kerja cepat sebab kondisi ekonomi dunia sekarang ini sedang melambat. Sebab jika kita bekerja biasa-biasa akan berbahaya bagi ekonomi kita," tukas Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Jokowi bersyukur acara dihadiri berbagai macam marga dari warga Tionghoa. Hal itu pun layaknya masyarakat Indonesia yang beragam.

"Saya tahu marga di Keturunan Tionghoa ini banyak sekali. Sampai dengan negara kita yang sangat beragam, yang bermacam-macam suku, agama, etnis, yang hidup dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote," kata Jokowi.

2 dari 2 halaman

Jokowi bangga dengan seragam Tionghoa warna merah yang dikenakannya. Dia kemudian memuji Menko PMK Muhadjir Effendy yang menggunakan pakaian Tionghoa dan peci. Hal tersebut mencerminkan keberagaman yang hanya dimiliki Indonesia.

"Saya senang pagi hari ini saya bisa memakai baju ini. Ketua panitianya pakai baju tradisional Jawa. Ini kan dibalik-balik. Menteri-menteri juga, silakan Pak menteri coba," kata Jokowi.

"Pak Mensesneg, Pak Menko PMK. Pakai baju adat Tionghoa, Pak Menteri PMK tapi pakai peci. Coba, gak ada selain di Indonesia. Gak ada. Ya kita ini memang beragam," tambah dia.

Jokowi menambahkan, Indonesia memiliki 714 suku dan 1.100 lebih bahasa daerah. Dia bilang, tidak ada negara yang seberagam Indonesia. Hal ini patut disyukuri.

"Bahwa meskipun kita beranekaragam tapi kita tetap satu sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia," tukas Jokowi. (mdk/rnd)

Baca juga:
Jokowi: Harus Diakui, Sulit Kalahkan Bisnis Warga Tionghoa
Presiden Jokowi Hadiri Perayaan Imlek Nasional 2020
Jokowi Tak Lihat Ahok di Acara Imlek: Setelah jadi Komut Pertamina Kok Tidak Datang
7 Cara Membuat Kue Keranjang Enak dan Praktis, Kenyalnya Bikin Nagih
Tahta Singkat Sunan Kuning, Raja Jawa-Tionghoa Penentang VOC
Pakai Baju Cheongsam, Jokowi Hadiri Perayaan Imlek Nasional

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami