Jokowi Soal Harga BBM: Subsidi APBN Gede Sekali, Tahan Sampai Kapan?

Jokowi Soal Harga BBM: Subsidi APBN Gede Sekali, Tahan Sampai Kapan?
Jokowi. Instagram: @jokowi
NEWS | 21 Mei 2022 18:33 Reporter : Muhammad Genantan Saputra

Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membandingkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite di Indonesia dengan sejumlah negara lain. Dia mengklaim harga di Indonesia paling murah.

"Yang pertamax naik, naiknya saya kira juga enggak banyak. Tapi itu yang punya mobil mobil mewah enggak apa-apa yang pakai mereka, tapi yang pertalite ini kita tahan betul, agar tidak naik dan harganya di angka 7.650," kata Jokowi di Rakernas V Projo, Sabtu (21/5).

Jokowi mengungkapkan, harga BBM di Jerman sudah Rp31.000, Singapura Rp32.000, Thailand Rp20.800, dan Amerika kurang lebih Rp18.000. Sedangkan Indonesia masih Rp7.650.

"Tapi subsidi dari APBN ini gede sekali, masalahnya adalah tahan kita sampai kapan kalau perangnya (Rusia-Ukraina) enggak rampung rampung," ujarnya.

2 dari 2 halaman

"Ini yang harus kita syukuri, kita masih tahan dengan harga pertalite masih Rp7.650," ucapnya.

Lebih lanjut, Jokowi juga bersyukur harga beras di Indonesia masih murah bila dibandingkan beberapa negara lain. Kondisi ini mesti dipertahankan.

"Beras saya cek dua hari ini rata rata harganya Rp10.700, coba kita lihat negara lain di Korea Selatan Rp53.000, di Amerika Rp52.000, di Filipina Rp18.000, ini yang harus kita syukuri," kata Jokowi. (mdk/ray)

Baca juga:
Demo di Patung Kuda, Buruh dan Mahasiswa Bawa Empat Tuntutan Ini
Alternatif Cara Tahan Kenaikan Harga Pertalite dkk Tanpa Tambah Utang
Langkah Pemerintah Batalkan Rencana Kenaikan Harga BBM Hingga Tarif Listrik Tepat
Dana Subsidi Ditambah, Menteri Erick Sebut Harga Pertalite Hingga LPG 3 Kg Batal Naik
DPR Setujui Tambahan Subsidi dan Kompensasi Energi Rp350 Triliun

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami