JPU tolak eksepsi Dahlan Iskan soal kasus pelepasan aset PT PWU

JPU tolak eksepsi Dahlan Iskan soal kasus pelepasan aset PT PWU
PERISTIWA | 20 Desember 2016 13:32 Reporter : Masfiatur Rochma

Merdeka.com - Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU), baik dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur dan Kejaksaan Negeri Surabaya menolak semua eksepsi atau nota keberatan terdakwa Dahlan Iskan, yang disampaikan pada Selasa (13/12) pekan lalu.

Jaksa menilai kasus dugaan pelepasan aset PT Panca Wira Usaha, berupa tanah bangunan di Kediri dan Tulungagung milik BUMD Provinsi Jawa Timur, yang digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, sudah masuk pada materi pokok perkara.

"Eksepsi atau nota keberatan yang diajukan terdakwa dan penasihat hukum itu sudah masuk pada materi pokok perkara," kata Ketua Tim JPU dari Kejati Jawa Timur, Nyoman Sucitrawan, Selasa (20/12).

Dia menegaskan, kasus Dahlan Iskan sudah masuk ke materi pokok perkara, merujuk pada Keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tahun 2014 yang menolak uji materi UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Serta berdasarkan dengan pasal 156 ayat 1 KUHAP, yang menyangkut dengan mengadili, dakwaan tidak bisa diterima dan batal demi hukum. Karena dari uji materi ditolak dan menyatakan bahwa kekayaan di BUMN bagian dari keuangan negara.

"Yang diajukan adalah menimbulkan kerugian negara," tandas dia.

Sebelumnya diketahui, sidang lanjutan perkara pelepasan aset PT Panca Wira Usaha (PWU) dengan terdakwa Dahlan Iskan, telah menyampaikan nota keberatan atau eksepsi menanggapi surat dakwaan yang dibacakan jaksa. Saat membacakan eksepsi, Dahlan Iskan menangis. Sebab, mantan menteri BUMN tersebut mengaku selama menjabat sebagai Direktur Utama PT PWU tidak pernah mendapatkan gaji ataupun fasilitas.

"Ini harus saya sampaikan pak hakim (Tahsin). Saya tidak pernah menggunakan fasilitas apapun saat menjabat Direktur Utama PT PWU," ujar Dahlan Iskan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya, Selasa (13/12). (mdk/sho)

Baca juga:

Effendi Gazali datang sidang Dahlan Iskan: Enggak mungkin ini Jokowi

Yusril sebut Dahlan Iskan dibidik dulu, baru jaksa cari bukti

Abraham Samad: Penegakan hukum tak boleh didasari kebencian & dendam

Ini isi eksepsi Dahlan Iskan yang dibacakan sambil menangis

Bacakan eksepsi, Dahlan Iskan menangis

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5