Jual 3 Kg Sabu-Sabu, Warga Asahan Dihukum 15 Tahun Penjara

Jual 3 Kg Sabu-Sabu, Warga Asahan Dihukum 15 Tahun Penjara
PERISTIWA | 4 Desember 2020 01:25 Reporter : Yan Muhardiansyah

Merdeka.com - Seorang warga Asahan, Sumut, Iskandar (25), terbukti bersalah menjadi kurir 3 Kg sabu-sabu. Dia dijatuhi hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp2 miliar subsider 6 bukan kurungan.

Hukuman terhadap Iskandar dijatuhkan majelis hakim yang diketuai Immanuel Tarigan di ruang Cakra 8 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (3/12). Warga Dusun I Sidomulyo, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan ini dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, karena telah menjadi perantara jual beli narkotika.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp2 miliar, dengan ketentuan apabila tidak dibayar digantikan dengan pidana kurungan selama 6 bulan," kata Immanuel.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan hal yang memberatkan yakni: terdakwa Iskandar tidak mendukung program pemerintah dalam memberantas peredaran narkotika. "Sedangkan hal yang meringankan, terdakwa belum pernah dihukum, mengakui perbuatannya, serta bersikap sopan selama persidangan," sebut Immanuel.

Menanggapi putusan itu, terdakwa Iskandar langsung menyatakan menerima. Begitu pula dengan JPU Anita. Putusan majelis hakim lebih rendah dari tuntutan. Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Anita, menuntut agar Iskandar dijatuhi hukuman penjara selama 16 tahun.

Berdasarkan dakwaan, perkara ini bermula pada Selasa (4/2) sekitar pukul 11.00 WIB, saat Iskandar bersama Abdul Haris (berkas terpisah) disuruh Anto Gobel (DPO) mengantarkan 10 bungkusan berisi sabu-sabu ke Kisaran. Keduanya diiming-imingi upah Rp10 juta apabila berhasil mengantarkan narkotika itu.

Keduanya mengantarkan sabu-sabu itu dengan mengendarai sepeda motor Honda Vario warna merah. Mereka sepakat akan bertemu pembeli di jalan lintas Kisaran-Tanjung Balai.

Setelah bertemu, Iskandar dan Abdul Haris menyerahkan 7 bungkus sabu-sabu kepada pembeli. Keduanya kemudian melanjutkan perjalanan ke Hotel Cahaya, Jalan Imam Bonjol, Kisaran Timur, Asahan, untuk mengantarkan 3 bungkus sabu-sabu kepada calon pembeli lain.

Sesampainya di depan Hotel Cahaya, Iskandar dan Abdul Haris menghampiri seseorang berbaju hitam. Tiba-tiba sepeda motor mereka dipepet mobil yang dikendarai petugas kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Sumut. Keduanya ditangkap.

Saat digeledah, petugas menemukan plastik asoy berisi 3 bungkus plastik teh cina bermerek Qing Shan. Isinya 3 Kg narkotika jenis sabu-sabu.

Iskandar dan Abdul Haris beserta barang bukti dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Sumut. Mereka diproses hingga akhirnya diadili. (mdk/eko)

Baca juga:
Pecatan Polisi Tertangkap Bawa 20 Kg Sabu dan 10 Ribu Butir Ekstasi
Polrestabes Medan Tembak Mati Bandar Sabu 30 Kg, Begini Kronologinya
Polisi Tembak Mati Kurir 30 Kg Sabu-Sabu di Medan
Kurir 26 Kg Sabu-Sabu Tujuan Jakarta Dijatuhi Pidana Mati
Berjalan Pincang, Seorang Penumpang Pesawat ternyata Sembunyikan Sabu di Sandal
Operasi Laut Gabungan, Dirjen Bea Cukai, Polri dan BNN Amankan 85 Kg Sabu
Polisi Temukan 7 Paket Ganja Kering Saat Razia Penumpang Kapal di Pelabuhan Biak

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami