Jumlah Warga Indonesia yang Sudah Divaksinasi per 16 Mei 2021

Jumlah Warga Indonesia yang Sudah Divaksinasi per 16 Mei 2021
vaksin. ©2020 Merdeka.com/freepik
PERISTIWA | 16 Mei 2021 16:35 Reporter : Rifa Yusya Adilah

Merdeka.com - Kementerian Kesehatan RI melaporkan data vaksinasi Covid-19 Minggu (16/5). Dikutip dari rilis resmi Kemenkes RI, pada hari ini, sebanyak 32.384 orang disuntik vaksin Covid-19. Dengan rincian, 15.969 orang yang disuntik vaksinasi dosis pertama dan 16.415 orang menerima suntikan dosis kedua.

Sehingga totalnya, sebanyak 13.737.596 orang sudah mendapatkan dosis pertama vaksin Covid-19. Sedangkan 8.970.715 orang menerima suntikan dosis kedua. Seperti yang diketahui, jumlah sasaran vaksinasi yaitu sekitar 181.554.565 warga Indonesia. Sehingga bila dihitung, pencapaian vaksinasi dosis pertama di Indonesia baru 7,56 persen dari total target vaksinasi.

Pemerintah memang akan segera memulai vaksinasi tahap ketiga bagi masyarakat umum. Untuk itu, saat ini pemerintah tengah berupaya untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua, yakni bagi lansia dan pelayanan publik.

Berbagai upaya telah dilakukan, salah satunya dengan mendirikan beberapa sentra vaksinasi di berbagai fasilitas umum. Selain itu, pemerintah juga bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lintas sektor dalam menyukseskan percepatan program vaksinasi lansia ini.

Pada hari ini, Minggu (16/5) Kementerian Kesehatan memutuskan untuk menghentikan sementara pendistribusian dan penggunaan vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. Selama penghentian sementara ini, BPOM akan melakukan pengujian toksisitas dan sterilitas.

"Tidak semua batch dihentikan distribusi dan penggunaannya. Hanya batch CTMAV547 saja yang dihentikan, sambil menunggu hasil investigasi dan pengujian dari BPOM yang kemungkinan memerlukan waktu satu hingga dua minggu," kata juru bicara vaksinasi Siti Nadia Tarmizi, Minggu (16/5).

Keputusan pemerintah untuk menghentikan sementara penggunaan dan distribusi vaksin AstraZeneca batch CTMAV547, merupakan bentuk kehati-hatian akan efek samping yang terjadi. Diketahui bahwa terdapat laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) serius yang diduga disebabkan oleh AstraZeneca Batch CTMAV547.
Sedangkan batch lainnya, pemerintah memutuskan untuk tetap berjalan.

“Penggunaan vaksin AstraZeneca tetap terus berjalan dikarenakan vaksinasi Covid-19 membawa manfaat lebih besar. Penghentian sementara batch tersebut merupakan upaya kehati-hatian pemerintah untuk memastikan keamanan vaksin ini".

Diketahui pemerintah menerima 3.852.000 dosis AstraZeneca pada 26 April 2021 lalu melalui skema Covax Facility/WHO. Dari jumlah tersebut, ada 448.480 dosis vaksin AstraZeneca batch CTMAV547. (mdk/ded)

Baca juga:
Menkes: Harga Vaksin Gotong Royong Rp321.660 per Dosis
Keluarga Belum Putuskan Soal Autopsi Jenazah Trio Fauqi
Investigasi Kasus Trio, Komnas KIPI & BPOM Uji Sterilitas dan Toksisitas AstraZeneca
Update Jumlah Penerima Vaksinasi Covid-19 Dosis Pertama 15 Mei 2021
Vaksinator Libur Lebaran, Vaksinasi Covid-19 di Indramayu Dimulai Kembali 17 Mei 2021
Pemkot Bandung Mulai Kembali Vaksinasi Covid-19 Pada Sabtu 15 Mei 2021

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami