Juru Bicara Kepresidenan: Kalaupun Ada Reshuffle, Setelah Lebaran

PERISTIWA | 8 Mei 2019 13:48 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Juru Bicara Kepresidenan, Johan Budi menanggapi kabar reshuffle Kabinet Kerja di akhir masa pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla. Dia menyebut kemungkinan reshuffle dilakukan setelah Idul Fitri 2019.

"Kalaupun ada reshuffle habis Lebaran," ujar Johan di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (8/5).

Kendati demikian, mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ini tidak menyebut spesifik rencana reshuffle dilakukan pada Juni 2019. Dia hanya memastikan, Kepala Negara selalu mengevaluasi kinerja para menterinya setiap saat.

"Evaluasi itu dilakukan setiap saat dan pak presiden Jokowi selalu kroscek kinerja pembantunya kepada semua pihak. Dalam kunjungan kerja, beliau juga bertanya kepada rakyat soal kinerja menteri," jelasnya.

Mengenai nama-nama menteri yang diperkirakan akan direshuffle dari Kabinet Kerja, Johan enggan membeberkan. "Saya tidak tahu soal nama," singkat Johan.

Kabar reshuffle Kabinet Kerja berembus kencang belakangan ini. Isu tersebut mencuat setelah sejumlah menteri terseret kasus hukum di KPK.

Mereka adalah Mendag Enggartiasto Lukita, Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin dan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi. Enggar diduga terlibat dalam kasus suap yang melibatkan anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso.

Sementara Lukman Hakim tengah diperiksa KPK terkait kasus jual-beli jabatan di Kementerian Agama yang dilakukan eks Ketua Umum PPP Romahurmuziy. Sedangkan Imam Nahrawi diduga terlibat kasus suap penyaluran dana hibah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

Baca juga:
PPP Ikhlas Jika Lukman Hakim Saifuddin Kena Reshuffle
Soal Reshuffle, Moeldoko Sebut Jokowi Tunggu Status Menteri yang Dibidik KPK
Moeldoko: Soal Reshuffle, Presiden Bilang Bisa Iya Bisa Tidak
Jokowi Dikabarkan Mau Reshuffle Kabinet, Ini kata Wiranto
Idrus Marham serahkan jabatan Menteri Sosial ke Agus Gumiwang

(mdk/noe)