Kabur Disemprot Water Canon, Warga di Papua Terjatuh dan Tewas

Kabur Disemprot Water Canon, Warga di Papua Terjatuh dan Tewas
PERISTIWA | 26 Mei 2020 12:20 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Seorang warga bernama Justinus Silas Dimara (35), tewas usai mencoba menghindar dari Tim Covid-19 Provinsi Papua. Dia terjatuh di Areal Restoran Tenderloin, Jalan Amphibi, Kelurahan Hamadi, Distrik, Jayapura Selatan, Kota Jayapura, Senin (25/5) kemarin, sekitar pukul 17.30 WIT.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal mengatakan, saat itu anggota tengah melaksanakan penyekatan pembatasan wilayah di Hamadi Pantai. Saat itu, anggota mendapatkan informasi kalau ada sekelompok masyarakat sedang mengkonsumsi miras di lokasi.

"Kemudian personel gabungan dari Satgas Covid Provinsi Papua terdiri dari Bid Propam, Dit Samapta Polda, TNI dan RAPI dengan menggunakan truk dari Dit Samapta Polda serta anggota Polresta Jayapura Kota dengan menggunakan Mobil AWC merespon laporan dengan mendatangi TKP tersebut," kata Kamal dalam siaran pers, Selasa (26/5).

"Saat di lokasi, imbauan anggota tidak dihiraukan justru melempar botol minuman ke lantai," sambungnya.

1 dari 1 halaman

Karena tak mengindahkan imbauan petugas, kata Kamal, sehingga dilakukan tindakan dengan cara penyemprotan air menggunakan mobil AWC kepada sekelompok masyarakat tersebut agar membubarkan diri.

"Saat dilakukan penyemprotan air, korban menghindari semprotan Water Canon dengan berlari, korban yang sedang dalam pengaruh minuman keras tidak dapat mengontrol diri atau keseimbangan diri sehingga terjatuh," katanya.

Atas hal tersebut, korban dilarikan ke Rumah Sakit AL DR. Soedibjo Sardadi guna dilakukan penanganan medis. Namun pada saat dilakukan penanganan medis korban dinyatakan meninggal dunia.

"Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa korban meninggal dunia akibat benturan pada bagian kepala, mengalami pendarahan pada telinga kanan dan hidung bagian kiri serta dalam keadaan kondisi mabuk berat akibat konsumsi miras," pungkasnya. (mdk/rnd)

Baca juga:
Kesadaran Pencegahan Penyebaran Virus Corona Masyarakat Masih Rendah
Karantina Pendatang Dihentikan, Pemkot Solo Minta Masyarakat Waspada
Rupiah Diprediksi Menguat Usai Pelonggaran Lockdown di Sejumlah Negara
Hasil Swab Positif, 3 Warga Joyotakan Solo akan Dibawa ke RSUD Bung Karno
Kemenag Terbitkan Panduan Kurikulum Darurat untuk Madrasah

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Jatim Bersiap Jalani Kehidupan New Normal - MERDEKA BICARA with Khofifah Indar Parawansa

5