Kabur Sebelum Ditahan, Mantan Bupati Kolaka Ditangkap Tim Kejaksaan Agung

PERISTIWA » MAKASSAR | 8 Desember 2019 14:09 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tim Intelijen Kejaksaan Agung menangkap koruptor Buhari Matta, Mantan Bupati Kolaka. Buhari ditangkap karena kabur sebelum menjalani hukuman penjara.

Dia diringkus pada Sabtu, 7 Desember 2019 sekitar pukul 14.30 WITA di sekitaran Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan.

"Mantan Bupati Kolaka Buhari Matta merupakan buronan ke-160 yang berhasil ditangkap sampai 4 Desember kemarin," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Mukri dalam keterangan tertulis, Minggu (8/12).

Mukri menjelaskan penangkapan terhadap Buhari Matta berdasarkan putusan Kasasi Mahkamah Agung RI.Nomor: 755 K/ Pid.Sus/2014 tanggal 25 Maret 2015 yang menyatakan Buhari Matya terbukti bersalah melakukan korupsi.

Hakim setempat memvonis selama 4 tahun 6 bulan penjara dan pidana denda Rp 500 juta.

Saat ini, Buhari sudah berada di Lembaga Pemasyarakatan Klas 1 Makassar untuk menjalani masa hukumannya.

Pada kasus ini, Mantan Bupati Kolaka diduga melakukan korupsi jual beli Nikel Kadar Rendah antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dengan PT. Kolaka Mining Internasional yang menyebabkan Kerugian Negara sebesar Rp24 miliar. (mdk/ray)

Baca juga:
Kasus Suap Proyek dan Jabatan, KPK Periksa Wali Kota Medan
Nota Keberatan Ditolak, Wawan akan Lakukan Pembuktian Terbalik di Sidang
Hakim Tolak Nota Keberatan Tubagus Chaeri Wardhana
KPK Periksa GM Hyundai Engineering Construction Terkait Suap PLTU 2 Cirebon
Buron 11 Tahun, Koruptor Buku Ajar Dijebloskan ke Rutan Solo
Buron 5 Tahun, Eks Kepala BPN Surabaya Ditangkap di Banten

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.