Kabur Usai Bacok Istri, Suami di Kapuas Tinggalkan Motor di Semak Akibat Bensin Abis

PERISTIWA | 26 Januari 2020 02:34 Reporter : Muhamad Agil Aliansyah

Merdeka.com - Aksi sadis dilakukan seorang suami bernama Radiansyah (33), terhadap istrinya Hikmah (28). Tanpa alasan yang jelas, Radiansyah membacok Hikmah memakai mandau (senjata tajam khas Dayak) hingga luka parah.

Kejadian itu terjadi di Kelurahan Palingkau Lama, Kecamatan Kapuas Murung, Kalimantan Tengah. Akibat serangan bertubi-tubi dilakukan pelaku, korban dilarikan ke RSUD dr Soemarno Sostroatmodjo Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas.

Kapolsek Kapuas Murung Iptu Subandi mengatakan, keterangan sejumlah warga menyebutkan, pelaku tiba-tiba mendatangi korban dan langsung membacok bertubi-tubi ke arah korban Hikmah. Pelaku langsung kabur setelah melakukan aksinya.

"Setelah membacok istri, pelaku kabur menggunakan sepeda motornya. Dan saat dilakukan pengejaran oleh petugas, ditemukan disemak-semak pinggir jalan sepeda motor miliknya yang ditinggalkan begitu saja karena kehabisan bensin," kata Subandi di Kuala Kapuas, Sabtu (25/1).

Pelaku pun dibekuk polisi setelah bersembunyi di kediaman orang tuanya di Desa Tajepan, Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, Jumat (24/1) malam.

"Pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) bisa diamankan dengan upaya bantuan keluarga pelaku maupun tokoh masyarakat setempat, secara persuasif," kata dia.

Saat diamankan petugas, pelaku warga Kampung Jambu Kelurahan Palingkau Lama RT 008 Kecamatan Kapuas Murung ini tidak melakukan perlawanan dan langsung diamankan ke Polsek Kapuas Murung, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Pelaku Randiansyah, sesuai laporan polisi, tentang peristiwa kekerasan dalam rumah tangga melanggar Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2004 Pasal 44 Ayat 2. Selanjutnya pelaku di amankan di rutan Polsek Kapuas Murung, guna penyidikan lebih lanjut," katanya.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam peristiwa tersebut, lanjutnya, satu buah senjata tajam berupa parang jenis mandau, yang merupakan senjata untuk membacok korban. Kemudian, satu buah kendaraan roda dua yang digunakan pelaku saat kabur usai membacok sang istri, serta sejumlah barang bukti lainnya.

"Untuk dugaan sementara diketahui pasangan suami istri ini, sudah lama renggang dalam hubungan rumah tangga atau tidak pernah kumpul lagi layaknya pasangan suami istri, namun tidak bercerai secara resmi," ucapnya.

Sedangkan untuk motifnya sendiri, belum diketahui secara pasti hingga pelaku nekat membacok istrinya sehingga mengalami luka bacok pada bagian kepala, pipi kiri dan kedua pergelangan tangan korban.

"Saat ini masih kita dalami dan pelaku masih dalam pemeriksaan oleh penyidik atas perbuatannya itu. Untuk dugaan sementara, kekerasan dalam rumah tangga," pungkasnya. Seperti dikutip Antara. (mdk/gil)

Baca juga:
Gara-gara Kunci Rumah, Nawir Bunuh Istri Siri dengan Badik
Gara-gara Mobil, Suami Tusuk Istri dengan Badik Hingga Tewas
Ayah Borgol, Telanjangi dan Kurung Anak di Kandang Ayam karena Kecanduan Game Online
Kasus Kejahatan Pada Perempuan di 2019, KDRT Turun Namun Pemerkosaan Meningkat
Kasus Pembunuhan dan KDRT di Tangsel Meningkat di Tahun 2019
Kesal Makanan Dikerubuti Semut, Suami Siram Istrinya dengan Air Panas
Suami Penyiram Istri Pakai Air Panas Gara-gara Makanan Disemutin Jadi Tersangka

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.