Kabur Usai Kebakaran di Rutan Sigli, Tiga Napi Terus Dikejar

PERISTIWA | 11 Juni 2019 12:32 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Tiga warga binaan atau narapidana Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIB Sigli, Provinsi Aceh masih kabur pascaterbakarnya rutan tersebut pada, Senin (3/6). Saat ini, sedang dilakukan pengejaran.

"Ada tiga tahanan yang kabur dan sedang dalam pengejaran oleh pihak Kepolisian," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadiv Pas) Kanwil Kemenkumham Aceh, Meurah Budiman di Banda Aceh. Demikian dikutip dari Antara, Selasa (11/6).

Ketiga tahanan tersebut kabur pada Senin malam pukul 21.30 WIB. Mereka memanfaatkan kondisi rutan yang gelap dan belum tersambung arus listrik setelah kebakaran.

"Malam itu semua ruangan masih gelap dan belum tersambung listrik. Petugas mengetahui tiga narapidana kabur pada pagi hari," sebut Meurah Budiman.

Terkait identitas ke tiga narapidana tersebut, Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Aceh mengaku belum mengetahui karena semua dokumen mereka terbakar.

"Data mereka belum ada sama kami karena semua dokumennya terbakar. Sekarang sudah ditangani oleh Polres Pidie," ujar Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Aceh.

Rutan Negara Kelas IIB Sigli terbakar pada, Senin (3/6) sekira pukul 11.30 WIB, Ruang Kepala Pengamanan Rutan (KPR), gedung utama, dan pintu pos jaga tiga rusak total. Api berhasil dipadamkan pada pukul 14.40 WIB.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar di lokasi menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pengamanan area rutan sampai kondisinya benar-benar aman.

"Kami terus melakukan pengamanan sampai kondisinya kembali normal," kata Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar.

Baca juga:
64 Napi Rutan Klas IIB Bantul Dapat Remisi, 4 Orang Langsung Bebas
355 Napi Lapas Kerobokan Bali Dapat Remisi Lebaran, 7 Orang Bebas
Tujuh Tahanan Rutan Sigli Kabur Saat Listrik Padam
Napi Masih Kuasai Rutan Sigli, Polisi Dilarang Masuk
Dispenser Jadi Pemicu Kerusuhan Rutan Kelas IIB Sigli
Kebakaran Rutan Sigli Diduga Akibat Korsleting, Napi Lempari Polisi Pakai Batu
Rusuh, Rutan Sigli Hangus Dibakar Napi

(mdk/lia)