Kabut Asap Makin Pekat, Kualitas Udara di Kota Jambi Tak sehat

PERISTIWA | 16 Oktober 2019 09:54 Reporter : Henny Rachma Sari

Merdeka.com - Kabut asap di Kota jambi semakin pekat. Bahkan, berdasarkan hasil pantauan pengukuran Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menggunakan alat pengukur kualitas udara Air Quality Monitoring System (AQMS) yang ada di Kota Baru, Jambi, pada Rabu pukul 08.45 WIB nilai konsentrasi parameter partikulat PM 10 yang menunjukkan kualitas udara jambi pada pagi ini tidak sehat.

Hasil pantauan dari beberapa ruas jalan utama dan protokol yang ada di Kota Jambi, terlihat hampir seluruh kendaraan yang melintas, baik sepeda motor maupun kendaraan roda empat dan lainnya terlihat menghidupkan lampu kendaraannya karena jarak pandang hanya mencapai 500 meter hingga 800 meter.

Selain itu di beberapa persimpangan jalan yang kabut asapnya cukup parah terlihat ada pegawai dari beberapa instansi yang membagi-bagikan masker, khususnya kepada pengendara sepeda motor dan pejalan kaki yang melintasi jalan protokol khususnya di wilayah Kotabaru, Kota Jambi.

Muhammad Khairul (24 tahun), warga Kota Jambi, mengatakan kabut asap pada pagi hari ini kian pekat dibanding sehari sebelumnya dan akibat kabut asap pada ini mengakibatkan mata menjadi perih dan sedikit kesulitan untuk bernapas.

"Kami berharap pemerintah daerah maupun pusat menyediakan tempat atau rumah singgah untuk masyarakat yang terkena dampak kabut asap," katanya. Seperti diberitakan Antara.

Sementara itu Pemerintah Kota Jambi sejak Senin (14/10) telah mengeluarkan imbauan kepada sekolah, mulai dari Paud dan TK diliburkan sampai Jumat (18/10), sedangkan pelajar SD dan SMP masuk sekolah pukul 08.30 WIB dan pulang seperti biasa dengan mengurangi aktivitas di luar kelas atau ruangan dan menganjurkan pelajar untuk menggunakan masker.

Dalam tiga hari terakhir ini kabut asap di Kota Jambi semakin pekat dan jumlah titik api tercatat pada 15 Oktober pukul 05.00 WIB, untuk wilayah Jambi terdapat 90 titik panas yang tersebar pada Kabupaten Tanjung Jabung Timur sebanyak 32 titik panas, Muaro Jambi 57 titik panas dan Kabupaten Tebo satu titik panas.

Baca juga:
Pemkot Jambi Liburkan Sekolah Imbas Kabut Asap Makin Pekat
Kota Jambi Kembali Dikepung Kabut Asap Minggu Pagi
Padamkan Kebakaran Hutan di 8 Kabupaten, BPBD Jambi Gelontorkan Rp1,3 Miliar
Pemprov Jambi Sebut Karhutla Sebabkan Perekonomian Melemah
2019, Luas Karhutla di Indonesia Capai 328.724 Hektare
Terbang ke Amerika Saat Karhutla, Gubernur Jambi Hadiri Hari Pramuka Dunia

(mdk/rhm)