Update Soal Kadinkes Bekasi Temukan 4 Warga DKI Terpapar Omicron

Update Soal Kadinkes Bekasi Temukan 4 Warga DKI Terpapar Omicron
Ilustrasi virus. ©Shutterstock.com/rosedesigns
NEWS | 8 Desember 2021 11:13 Reporter : Adi Nugroho

Merdeka.com - UPDATE BERITA pukul 18.24 WIB:

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan belum ada temuan varian Omicron Covid-19 telah masuk ke Indonesia. Hingga Rabu (8/12) siang, Kemenkes tegaskan Omicron belum terdeteksi di Indonesia.

Plt Dirjen P2P Kemenkes Maxi Rein Rendonuwu meluruskan kabar empat warga Jakarta terpapar Omicron. Menurut dia, Farmalab di Cikarang Bekasi tak memiliki kemampuan mendeteksi Omicron. Dia sudah mengonfirmasi apakah Litbangkes menerima sampel dari Farmalab Cikarang. Sampai saat ini, menurut dia, Litbangkes tak menerima sampel tersebut.

"Saya sudah cek di Litbangkes tidak ada pengiriman sampel dari Farmalab," tutur dia.

Diberitakan Sebelumnya, Empat orang dinyatakan terpapar Covid-19 varian Omicron. Mereka terpapar virus yang pertama kali muncul di Afrika itu setelah dilakukan pemeriksaan sample di Laboratorium Farmalab, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Keempat orang itu diduga tertular virus omicron seusai melakukan perjalanan ke luar negeri.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, Sri Enny Mainiarti menegaskan, empat orang tersebut bukan warga Kabupaten Bekasi. Melainkan warga DKI Jakarta.

"Jadi empat orang warga yang terpapar virus Omicron itu bukan warga Kabupaten Bekasi tetapi warga DKI Jakarta," katanya dikutip dari situs bekasikab.go,id, Rabu (8/12).

Meski demikian, Sri Enny meminta kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bekasi tetap waspada terhadap penularan virus tersebut. Terutama bagi warga yang baru datang dari luar negeri.

"Pemkab harus waspada terhadap warga yang baru datang dari luar negeri. Apalagi warga Jabar pergerakannya dari luar negeri cukup banyak," ucapnya.

Camat serta kepala desa dan lurah juga diminta aktif memantau warganya. Terutama bagi mereka yang baru kembali dari luar negeri.

Untuk antisipasi penularan virus yang disebut memiliki tingkat penularan lebih cepat ini, Sri Enny mengimbau agar warga melakukan vaksinasi Covid-19. Khususnya bagi warga yang belum sekalipun menerima dosis pertama.

"Vaksin Covid-19 masih harus tetap dilakukan," katanya.

Terpisah, Kepala Seksi Surveilans Epidemiologi dan Imunisasi Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dr Ngabila Salama, mengatakan kabar itu tidak benar. Pihaknya belum mendapatkan informasi itu.

"Sejauh ini tidak ada ya," kata Ngabila.

Menurutnya, jika memang ada hasil pemeriksaan Genome Sequencing terkait Covid-19, pihakny akan diinformasikan.

"Kalau ada hasil pemeriksaan genoem sequencing pasti kita di acc. Sampai sekarang tidak ada," tegas Ngabila.

Sebelumnya Pemkab Bekasi mengunggah artikel di situs bekasikab.go.id dengan judul 'Kadinkes Tegaskan 4 Orang Terpapar Omicron Bukan Warga Kabupaten Bekasi' yang tayang pada Selasa (7/12). Namun, informasi tersebut sudah dihapus dari laman bekasikab.go.id setelah satu hari diunggah dan informasi tersebut viral di media sosial.

Pemkab Bekasi telah membuat klarifikasi terkait informasi awal yang beredar. Klarifikasi tersebut bisa dibaca dalam tautan berikut ini.

Catatan Redaksi:

Berita ini sudah diperbaharui pada pukul 18.24 WIB setelah mendapat konfirmasi dari Kementerian Kesehatan. Judul juga mengalami perubahan dari semula berjudul "Kadinkes Bekasi Temukan 4 Warga DKI Terpapar Omicron Usai Bepergian dari Luar Negeri" menjadi 'Update Soal Kadinkes Bekasi Temukan 4 Warga DKI Terpapar Omicron'.

Terima Kasih


(mdk/lia)

Baca juga:
WHO: Vaksin yang Ada Saat Ini Mampu Atasi Varian Omicron
PPKM Level 3 Batal, DPR Ingatkan Pemerintah Jangan Kecolongan Gelombang Ketiga
Ilmuwan AS: Varian Omicron Hampir Pasti Tidak Lebih Parah dari Delta
Pemerintah Antisipasi Muncul Varian Omricon Tanpa Riwayat Perjalanan Luar Negeri
Satgas Covid-19: 6 Pintu Masuk Internasional Gunakan Alat PCR untuk Deteksi Omicron
Peneliti Eijkman: Percepat Herd Immunity Perkecil Peluang Virus Covid-19 Bermutasi

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami