Kadis PU Siak: Tanah Ambles Bukan Karena Meteor, Tapi Jalan Bekas Sungai

PERISTIWA | 7 November 2019 12:54 Reporter : Abdullah Sani

Merdeka.com - Jalan nasional lintas dari Pekanbaru menuju pelabuhan Tanjung Buton, Pusako, Siak, Riau amblas Kamis (7/11) pagi. Amblesnya berangsur sejak Rabu (6/11) malam hingga pagi tadi.

Awalnya, warga sekitar mengaku melihat diduga meteor jatuh di lokasi sebelum jalan itu ambles. Namun Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Siak Irving Kahar Arifin membantah keterangan warga tersebut.

"Bukan meteor, struktur jalan yang amblas itu dulunya aliran sungai yang ditimbun jadi jalan. Sudah puluhan tahun lalu," ujar Irving saat dihubungi merdeka.com.

Irving menjelaskan, jalur sungai itu memang debit airnya tidak deras seperti sungai lainnya, kemudian dulunya, sungai itu ditimbun dan dibuat sedemikian rupa hingga menjadi jalan lintas.

"Aliran sungai dengan diebit air yang tidak begitu besar, ditimbun jadi jalan. Saya tidak ingat persis tahun berapa, tapi yang jelas sudah lama sekali, sebelum didirikan Kabupaten Siak," kata Irving.

1 dari 2 halaman

Sudah Ada Tanda Jalan Amblas

Irving menyebutkan, sebelum amblas sudah ada tanda-tanda ketika jalan itu digenangi air. Irving yang langsung melihat ke lokasi, mengatakan truk pengangkut cangkang itu salah satu penyebab tanah itu ambles.

"Akhir-akhir ini musim hujan, sehingga membuat tanah bekas timbunan itu mudah ambles. Truk itu muatannya 50 ton, pas pula parkir di atas tanah bekas aliran sungai, lalu perlahan-lahan amblas," ucap Irving.

Selain itu, kedalaman tanah yang ambles hanya sekitar 5 meter dan bukan 43 meter. Namun, untuk panjang jalan yang terdampak mencapai 100 meter. Sedangkan tanah gambut di sana dalamnya mencapai 10 meter.

"Truk tenggelam di kedalaman 5 meter. Bisa lebih dari itu, karena kedalaman timbunan itu sampai 10 meter. Sampai sekarang masih terus bergerak ke dalam," kata Irving.

2 dari 2 halaman

Dinas PU Siak Siapkan Jalur Alternatif

Sebagai langkah menindaklanjuti, Irving membuat jalur alternatif di sebelah jalan yang ambles. Karena memang jalan di sekitaran itu terdapat tanah keras.

"Ada sebagian tanah keras, karena kan tidak semuanya aliran sungai. Nah jalan yang di sebelahnya itu tadi kami buat, supaya kendaraan bisa melintas," jelas Irving.

Kasat Lantas Polres Siak AKP Birgitta Atvina Wijayanti mengatakan, amblas tanah itu terjadi sejak Rabu (6/11) malam pukul 22.00 Wib, hingga keesokan paginya. Ketika itu, truk angkutan cangkang sedang terparkir di atas tanah karena sedang rusak.

"Truk itu sedang mogok, ditinggal pergi oleh sopirnya. Lalu tiba-tiba tanahnya amblas, berangsur-angsur sejak tadi malam jam 10, sampai pagi tadi," kata Gita.

Saat ini Gita berada di lokasi bersama Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Siak sedang di lokasi. (mdk/ray)

Baca juga:
Warga Lihat Benda Diduga Meteor Jatuh Sebelum Tanah Amblas 43 Meter di Siak
Jalan Longsor Sedalam 43 Meter di Siak, Truk Angkut Cangkang Tertimbun Tanah
Tiga Pekerja Proyek Turap Dinas PUPR Bogor Tertimpa Longsor
Usai Kemarau Panjang, Kabupaten Bandung Rawan Longsor Saat Hujan
Tanggul Jebol Timpa Pemukiman Warga, Satu Orang Tewas Tertimbun di Banjarnegara