Kadisdik Aceh Minta Kepala Sekolah Tak Mampu Gelar Vaksinasi Covid-19 Mundur

Kadisdik Aceh Minta Kepala Sekolah Tak Mampu Gelar Vaksinasi Covid-19 Mundur
vaksin. ©2020 Merdeka.com/freepik
NEWS | 20 September 2021 01:32 Reporter : Alfath Asmunda

Merdeka.com - Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Aceh Alhudri mengancam kepala sekolah yang tak mampu melaksanakan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar sampai tanggal 30 September mendatang, dipersilakan mundur.

“Ini saya tegaskan kepada kepala sekolah SMA, SMK dan SLB, jika tidak mampu maka saya persilakan mundur saja," katanya, Minggu (19/9).

Dia menegaskan, kepada kepala sekolah, terutama wali kelas untuk melakukan berbagai upaya agar para siswa mau divaksin, kecuali bagi mereka yang memang tidak diizinkan secara medis.

Alhudri mengklaim saat berkunjung ke daerah, dirinya sering ditanya oleh wali siswa, bahkan siswa sendiri mengenai kapan sekolah tatap muka akan dibuka kembali.

Namun, dia menuturkan, jika vaksinasi belum dilakukan secara merata kepada para siswa, maka sekolah tatap muka belum bisa dimulai.

"Karena kuncinya selain pakai masker, jaga jarak, adalah vaksin. Jika vaksinasi belum merata maka sekolah tatap muka secara normal seperti sedia kala akan sudah dilakukan. Dulu belum bisa karena vaksinnya tidak ada, sementara saat ini sudah ada vaksin,” ujarnya.

Ultimatum untuk mundur dari jabatan kepala sekolah itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh Alhudri di hadapan seluruh kepala sekolah di Kabupaten Gayo Lues. (mdk/fik)

Baca juga:
1,1 Juta Dosis Vaksin Pfizer Tiba di Indonesia
Percepat Vaksinasi Covid-19, Dinkes Mukomuko Turunkan Vaksinator ke Desa
Kapolda NTB Harap November Warga Telah Vaksinasi Covid Mencapai 70 Persen
Baru Sentuh 2,1 Juta Warga, Plt Gubernur Sulsel Minta Percepat Vaksinasi Covid
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Terus Menurun, Positivity Rate Sepekan 1,3 Persen
Anies Baswedan Lengkapi Vaksinasi Covid-19 dengan AstraZeneca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami