Kagum Sosok Bung Karno, Mendikbud Harap Menginspirasi Anak Muda Giat Membaca

Kagum Sosok Bung Karno, Mendikbud Harap Menginspirasi Anak Muda Giat Membaca
PERISTIWA | 24 November 2020 16:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, sangat mengagumi sosok Proklamator Soekarno. Menurutnya, Bung Karno sebagai 'penyambung lidah' terbaik yang dimiliki bangsa Indonesia dan menjadi sumber inspirasi karena kecerdasan dan pengetahuannya.

Nadiem menceritakan bagaimana seorang Bung Karno tetap membaca buku meski sedang ditahan oleh Belanda. Hal itu, kata dia, menunjukkan Bung Karno sedang membuktikan bahwa di dalam penjara sekalipun beliau tetap seorang manusia Indonesia merdeka.

"Saya harap ini bisa menginspirasi anak muda untuk membaca dan mengerti apa arti merdeka. Sejak muda, Bung Karno sudah mengenal pemikiran dunia dan pemikiran bangsanya sendiri dari buku yang dibaca. Akhirnya ini menghasilkan kecerdasan beliau yang membuatnya menjadi 'penyambung lidah' bangsa terbaik yang pernah dipunyai bangsa ini," kata Nadiem.

Hal itu disampaikan Nadiem dalam webinar pembukaan pameran daring Buku Bung Karno, Selasa (24/11).

Menurutnya, buku adalah sumber pengetahuan mencerdaskan. Diingatkannya, ada hubungan tingkat kemajuan dan kecerdasan sebuah bangsa dengan minat baca masyarakatnya. Semakin tinggi, amak akan semakin bagus.

"Masyarakat membaca adalah masyarakat yang selalu ingin belajar, di mana buku punya kedudukan penting bagi mereka," kata Nadiem.

Di acara itu, hadir Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri, cucu Bung Karno yang juga anggota DPR Puti Guntur Soekarno, Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid, dan Sejarawan Bonnie Triyana.

Hasto Kristiyanto mengatakan pihaknya mengapresiasi pameran buku tersebut. Harapannya, lewat pameran ini, Bung Karno mampu hadir sebagai sosok pemimpin negarawan sekaligus pembelajar yang baik, menginspirasi bagi anak-anak muda Indonesia demi kemajuan Indonesia Raya. Memahami buku-buku yang dibaca Bung Karno, maka diharap bangsa Indonesia bisa memahami bagaimana Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdiri.

"Pameran Buku Bung Karno menunjukkan bagaimana Bung Karno hadir sebagai sosok pemimpin negarawan dan sekaligus pembelajar yang baik. Keseluruhan yang dipelajari, dikonstruksikan dalam imajinasi tentang Indonesia," kata Hasto.

Sejarawan Bonnie Triyana mengatakan bahwa buku-buku Bung Karno memiliki makna penting. Karena lewat ide-ide yang dipelajari dan diserap Bung Karno dari buku-buku itulah kini Indonesia bisa merdeka.

"Bung Karno menggunakan ide ini sebagai cara menggerakkan kesadaran bangsa menghadapi kolonialisme Belanda," kata Bonnie.

Yang lebih menarik, kata Bonnie, masing-masing buku yang dipamerkan ini memiliki ceritanya sendiri-sendiri. Ada buku yang diberikan seorang kawan bung Karno dari Bandung, dimana saat itu dirinya masih di dalam penjara.

"Ada berbagai buku yang dikirim saat Bung Karno masih dipenjara. Kita cek dalam surat Bung Karno ke sahabatnya, beliau selalu minta dikirim buku di penjara. Dan hasilnya adalah kolaborasi ide yang ditulis di dalam buku 'Di Bawah Bendera Revolusi' dan ratusan pidatonya," pungkasnya.

Reporter: Delvira Hutabarat
Sumber: Liputan6.com (mdk/lia)

Baca juga:
Megawati ke Nadiem: Banyak Anak Indonesia yang Pintar, Tapi Tak Bisa Sekolah
Kebutuhan Guru ASN Kurang 40 Persen, Mendikbud Buka Seleksi PPPK
Kemendikbud Beri Kesempatan Guru Honorer Ikuti Seleksi Pegawai Pemerintah Kontrak
Pemerintah Angkat 1 Juta Guru Honorer Menjadi PNS Kontrak di 2021
Salurkan Bantuan Upah Tenaga Pendidik Non-PNS, Pemerintah Jamin Transparan

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami