Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, WFH 50 Persen Diberlakukan

Kajari Jember dan 4 Pegawai Positif Covid-19, WFH 50 Persen Diberlakukan
PERISTIWA | 20 September 2020 02:03 Reporter : Muhammad Permana

Merdeka.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Prima Idwan Mariza dinyatakan positif terpapar Covid-19. Selain itu, empat staf di Kejari Jember juga terpapar virus yang sama. Hal itu dikonfirmasi oleh Kejati Jawa Timur.

"Mohon maaf terkait berita tersebut memang benar, sesuai petunjuk pimpinan dan hasil koordinasi dengan Satgas Penanganan Covid Kabupaten Jember, maka terhadap yang bersangkutan diminta untuk isolasi mandiri selama 14 hari," ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum ) Kejati Jatim, Anggara Suryanagara saat dikonfirmasi melalui ponsel dari Jember, Sabtu (19/9).

Selain lima pegawai termasuk Kajari yang diminta untuk isolasi diri, seluruh pegawai kejaksaan juga telah dilakukan uji usap atau tes swab. Selain itu, seluruh ruangan kantor Kejari Jember juga telah dilakukan sterilisasi dengan penyemprotan cairan disinfektan sejak Jumat (18/9).

Sebagai tindak lanjut, kantor Kejari Jember untuk sementara waktu akan memberlakukan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH) meski tidak total. Hal ini mengacu pada Surat Edaran Jaksa Agung (SEJA) No. 22 Tahun 2020.

"Karena Kabupaten Jember berkategori 'sedang' maka Kejari Jember akan melaksanakan program Work From Office dengan kehadiran 50 persen dari jumlah pegawai sementara yang lainnya work from home. Mohon doanya sehingga rekan-rekan kami dapat segera sembuh dan bekerja kembali sehingga pelayanan hukum di Kejari Jember dapat berjalan normal kembali," pungkas Anggara.

Sebelumnya, kabar mengenai sejumlah pegawai Kejari Jember yang terpapar Covid-19 sudah tersiar sejak Jumat (18/9) pagi. Kabar tersebut berawal dari penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruangan kantor Kejari Jember. Selain itu, kantor Kejari Jember sejak Jumat itu juga ditutup.

Namun saat dikonfirmasi, Juru Bicara Pemkab Jember yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo), Gatot Triyono tidak menjawab secara pasti.

"Sebentar, saya cek dulu ya," ujar Gatot saat dikonfirmasi pada Sabtu (19/9) pagi. Namun, saat dikonfirmasi ulang hingga berita ini diturunkan, tidak ada jawaban dari Gatot.

Dalam Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jember, Gatot juga berposisi sebagai juru bicara yang menjadi sumber informasi resmi satu-satunya bagi awak media. (mdk/bal)

Baca juga:
Dinkes DKI: Sebelum Meninggal karena Covid-19, Camat Kelapa Gading Alami ARDS
Update 19 September: Bertambah 74 Pasien Positif Covid-19, Total 2.111 Kasus di DIY
Bupati dan Wakil Bupati Simeulue Positif Covid-19
Suasana Pemakaman Korban Covid-19 di TPU Pondok Rangon
Update Covid-19 DKI 19 September: 61.807 Positif, 47.260 Sembuh & 1.546 Meninggal
Update 19 September, Tak Ada Provinsi di Indonesia Bebas dari Covid-19

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami