Kakak Asyik Main TikTok, Adik Terpeleset dan Meninggal di Kolam Renang

Kakak Asyik Main TikTok, Adik Terpeleset dan Meninggal di Kolam Renang
PERISTIWA | 24 November 2020 21:05 Reporter : Moh. Kadafi

Merdeka.com - Seorang bocah perempuan berinisial KDJ (8) ditemukan meninggal di dasar kolam renang di Villa Sanghyang, Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Senin (23/11) kemarin pagi. Korban diketahui terpeleset dan jatuh ke dasar kolam saat kakaknya sedang asyik bikin konten TikTok.

"Iya, telah terjadi peristiwa orang meninggal tenggelam di dasar kolam renang," kata Kasubag Humas Polres Buleleng Iptu Gede Sumarjaya, Selasa (24/11).

Sumarjaya menjelaskan kronologi kematian korban. Saat itu korban datang bersama kakaknya dan dua teman kakaknya ke TKP pukul 10.00 Wita dengan tujuan menyewa lokasi digunakan membuat video dan foto-foto serta berenang dengan membayar Rp 35 ribu.

Setibanya di lokasi, korban langsung bermain di pinggir kolam yang awalnya diawasi oleh kakak dan teman kakaknya. Selanjutnya, korban ditinggal oleh kakak dan temanya untuk membuat video serta foto di sekitar areal villa sejauh 8 meter dari kolam renang.

Sebelumnya, tukang kebun dan pemilik villa tersebut sempat mengingatkan kakak dan temanya agar korban tidak diizinkan bermain di pinggir kolam karena dikhawatirkan tidak bisa berenang. Namun sang kakak mengatakan bahwa adiknya bisa berenang.

Selanjutnya, sekitar 15 menit selesai berfoto dan membuat video, korban melihat adiknya sudah tidak ada di pinggir kolam. Kemudian, mencari dan menemukan adiknya sudah tenggelam di dasar kolam dalam keadaan sudah meninggal.

"Selanjutnya korban dibawa Ke Puskesmas Tejakula I. Hasil pemeriksaan medis korban meninggal karena tenggelam pada air tawar dengan ciri-ciri mulut korban berbuih, keluar kotoran pada anus, tubuh sudah nampak kaku dan didapatkan luka lebam pada bagian dahi bawah warna biru," ujar dia.

Sementara, hasil koordinasi polisi dengan keluarga korban bahwa keluarga korban menerima dan mengikhlaskan kematian korban dan menolak dilakukan autopsi terhadap korban serta tidak melakukan tuntutan secara hukum terhadap pihak manapun.

"Korban meninggal diduga karena terpeleset, menyebabkan dahi terbentur selanjutnya korban pingsan, tenggelam dan meninggal di dasar kolam," ujar Sumarjaya. (mdk/gil)

Baca juga:
Bocah Laki-laki Tewas Terseret Arus Drainase Tembesi Batam
Hilang Setelah Tolong Adik, Nelayan Pantai Cermin Ditemukan Meninggal
Pemotor Terseret Banjir Sungai Kendal Ditemukan Tewas di Antara Tumpukan Sampah
Tolong Adik, Nelayan di Pantai Cermin Hilang
Didorong Orang Tak Dikenal, Seorang Pemuda Tenggelam di Sungai Mahakam
Pemuda yang Didorong Orang Tak Dikenal di Sungai Mahakam Ditemukan Tewas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami