Kakak Iriana Jokowi Terkena Rotasi Guru Dari Kemendikbud

PERISTIWA | 14 Agustus 2019 20:45 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Kakak kandung Ibu Negara Iriana Jokowi, Haryanto menjadi salah satu PNS (Pegawai Negeri Sipil) di Solo yang terkena rotasi sebagaimana dicanangkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Haryanto yang sudah 30 tahun mengajar di SMPN 19 Solo, berpindah tugas di SMPN 10 Solo.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Solo Etty Retnowati membenarkan keputusan tersebut. Rotasi dilakukan karena pria yang akrab disapa Anto itu sudah lebih dari 20 tahun mengajar di SMPN 19 Solo.

"Iya benar kakak Bu Iriana, Pak Haryanto juga terkena rotasi. Kebijakan ini bagian dari kebijakan penerapan zonasi sekolah dari Kemendikbud," ujar Etty pada, Rabu (14/8).

Etty menyebut, rotasi terhadap keluarga Presiden tersebut membuktikan kalau Disdik Solo tidak tidak memberikan perlakuan khusus terhadap siapapun. Kebijakan tersebut sudah sesuai peraturan Kemendikbud. Yakni guru yang telah mengajar selama 20 tahun harus dirotasi. Rotasi kedua dilakukan lagi setelah 15 tahun mengajar.

"Rotasi ini kita lakukan agar guru memiliki pengalaman yang lebih luas. Selain itu, juga akan semakin mendekatkan dengan tempat tinggal," jelasnya.

Sementara itu, Haryanto tidak mempermasalahkan keputusan tersebut. Ia menilai kebijakan tersebut sebagai kewajaran dan sudah menjadi aturan Kemendikbud.

"Enggak masalah saya dirotasi ke sekolah mana ikuti saja. Dinikmati saja, dekat dengan keluarga Presiden tidak menjamin tidak terkena rotasi," tandasnya.

(mdk/cob)