Kakek yang Bacok Pencuri Ikan di Demak Masih Ditahan, Ini Alasan Polisi

Kakek yang Bacok Pencuri Ikan di Demak Masih Ditahan, Ini Alasan Polisi
Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M Iqbal Alqudusy. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 17 Oktober 2021 13:00 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Polisi masih menahan Kakek Kasminto alias Mbah Minto (74) di Polres Demak. Ia ditahan karena diduga telah melakukan penganiayaan terhadap Marjani (38), seorang tersangka pencuri ikan.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes M Iqbal Alqudusy mengatakan, alasan penahanan yang dilakukan terhadap Kasminto itu dikarenakan adanya balas dendam dari pihak korban.

"Penanganan hukum atas kasus ini sudah sesuai prosedur, alasan dilakukan penahanan terhadap Mbah Minto antara lain dikhawatirkan kabur dan penahanan juga perlu dilakukan, karena dikhawatirkan terjadi balas dendam dari pihak korban dan keluarga yang nantinya akan mengganggu kamtibmas," kata Iqbal dalam keterangannya, Minggu (17/10).

Ia menegaskan, kasus penganiayaan dan pencurian di Desa Pasir, Kecamatan Mijen, Demak itu terus diproses. Marjani juga telah ditetapkan sebagai tersangka pencuri karena adanya barang bukti berupa ikan tiga kilogram serta alat setrum.

"Kepolisian telah memproses keduanya. Marjani sehari-hari berprofesi sebagai pencari ikan. Namun melakukan aksi pencurian karena sedang tidak mendapat ikan. Saat ini korban (Marjani) sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti berupa ikan 3 kg dan alat setrum, dan sudah memenuhi unsur dalam Pasal 363 Ayat 1 angka 3 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara," tegasnya.

Seperti diberitakan, Kasminto ditahan karena disangka melakukan penganiayaan terhadap pemuda yang diduga mencuri ikan. Saat ini kasusnya sudah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan.

Kasus dugaan penganiayaan ini bermula pada 7 September 2021 warga menemukan seorang pemuda di pinggir jalan dalam keadaan luka bacok lengan kiri dan leher kanan. Warga kemudian membawanya ke puskesmas terdekat dan melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian.

"Kita terima laporan dari warga dan kita lakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi mengarah ke pelaku," ujar Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono, Rabu (13/10).

Sementara itu, kasus dugaan pencurian ikan yang dituduhkan kepada pemuda itu baru dilaporkan pemilik lahan atas nama Suhadak bin alm Subadi pada 11 Oktober 2021. Kasus tersebut saat ini tengah serius ditangani Satreskrim Polres Demak.

"Sekarang kasus pencurian sudah ditangani Satreskrim Polres Demak. Penanganan kasus pencurian terpisah, selanjutnya kita lakukan langkah penyidikan sehingga menjadi terang apa yang dilakukan oleh pelaku tersebut," ungkapnya. (mdk/yan)

Baca juga:
Viral di Media Sosial, Dua Bajing Loncat di Cakung Dibekuk Polisi
Bak Robin Hood, Usai Gasak Uang Rp6 juta Maling Ini Bagikan ke Orang Kurang Mampu
Lagi Ijab Kabul, Tas Pengantin Dicuri Tamu Tak Diundang
Kakek di Demak Ditahan karena Bacok Pencuri, Ini Penjelasan Polisi
Marak Pencurian Kelapa Sawit Bikin Warga di Labura Resah, Begini Tanggapan DPRD

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami