Kakor Brimob, Kepala RSPAD dan Danpuspom TNI Bakal Diisi Jenderal Bintang 3

PERISTIWA | 13 November 2019 19:12 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Men PAN RB) Tjahjo Kumolo tengah menggodok jabatan perwira tinggi di tubuh TNI dan Polri. Menurutnya, akan ada penambahan posisi bintang tiga. Dari yang sebelumnya dijabat oleh mereka yang berbintang dua, kini akan diisi pangkat bintang tiga.

"Misal Dokter Terawan kepala RSPAD kan bintang 3, Puspom juga bintang 3," kata Tjahjo saat ditemui saat panel Forkopimda Kemendagri di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11).

Untuk di Kepolisian sendiri, posisi dipertimbangkan untuk dijabat satu tingkat lebih tinggi adalah Korps Brimob. Sebab Brimob akan ada penambahan anggota yang awalnya 48 ribu menjadi 60 ribu personel,

"Itu kalau dipimpin bintang 2 kan tidak pas, harus bintang 3," jelas Tjahjo.

1 dari 1 halaman

Reformasi Terus Berjalan

Tjahjo mengatakan reformasi di di tubuh TNI-Polri harus terus berjalan. Untuk TNI, Tjahjo mengaku telah menuntaskannya saat mendisposisi Yasonna Laoly sebagai Menkum HAM. Namun untuk Kepolisian, Tjahjo masih mengkajinya lebih dalam.

"TNI, bintang 3 tambah, bintang 2 tambah, saya sekarang kaji bagaimana untuk Kopassus, Marinir, Phaskas, yang jumlahnya (anggota) di bawah Kostrad, kalau di Kepolisian nanti akan menambah 1 (posisi) untuk bintang 3, dan untuk 4 posisi bintang 2, tetapi itu sedang kami bahas dan kaji," Tjahjo menandasi.

Reporter: Muhammad Radityo

Sumber: Liputan6.com (mdk/eko)

Baca juga:
MenPAN-RB hingga Kepala BKPM Bicara Penyederhanaan Regulasi
BKN Soal Penurunan Passing Grade CPNS 2019: Tak Mau Jeblok
Menpan RB Masih Pertimbangkan Pemangkasan Camat dan Lurah
Peminat Sulit Akses Situs Pendaftaran CPNS 2019, Begini Penjelasan MenPAN Tjahjo
Menteri Tjahjo Ungkap Sebab Passing Grade CPNS 2019 Diturunkan