Kampung 'Salapan' di Karawang, Hanya Dihuni 9 Kepala Keluarga

Kampung 'Salapan' di Karawang, Hanya Dihuni 9 Kepala Keluarga
PERISTIWA | 28 Juli 2020 03:33 Reporter : Bram Salam

Merdeka.com - Kampung 9 (Salapan) yang berada di Desa Gempol, Kecamatan, Banyusari ,Karawang, punya keunikan tersendiri. Pasalnya kampung yang berada di tengah area pesawahan itu hanya memiliki 9 rumah dengan jumlah penduduk tidak lebih dari 27 orang.

Nama kampung 9 mulai digunakan pada tahun 2010. Sebelumnya, kampung tersebut bernama kampung Babakan Nonolo atau kampung timbul. Pergantian nama kampung dari kampung babakan nonolo ke kampung 9 setelah adanya penemuan bata merah berukuran besar 20 x 35 cm diduga pada 3 masehi di areal pesawahan oleh tim arkeolog dari Bandung.

"Nama kampung 9 digunakan pada tahun 2010, setelah ditemukan bata merah persis dengan bata merah di Candi Batujaya," kata juru bicara Kampung 9, Ato Warsito (50), Senin (27/7).

Dia menerangkan jumlah rumah kepala keluarga tidak pernah mengalami penambahan, padahal tidak ada aturan yang mengikat. Hanya kepercayaan tersebut sudah menjadi syarat apabila ada penambahan kepala keluarga maka biasanya keluarga baru tersebut akan mendapat musibah sehingga dipastikan akan pindah keluar kampung. Jumlah jiwa juga tidak pernah lebih dari 27 jiwa, baik orang dewasa hingga anak-anak.

"Sejak dulu hanya ada 9 KK, apabila lebih biasanya mendapat musibah secara mendadak," terangnya.

Baca Selanjutnya: Tradisi penduduk kampung 9 yang...

Halaman

(mdk/fik)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami