Kapolri Ancam Copot Anak Buah yang Ketahuan Terima Suap Terkait Rekrutmen Polri

Kapolri Ancam Copot Anak Buah yang Ketahuan Terima Suap Terkait Rekrutmen Polri
PERISTIWA | 11 Maret 2020 14:09 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan proses penerimaan anggota Polri harus bersih dari praktik suap. Jika ada panitia yang melakukannya, ia tidak segan mencopotnya.

"Dan yang paling penting satu, tidak ada rekrutmen bayar-bayar. Kalau sampai ada yang saya denger, saya akan copot anggota-anggota panitia tersebut," kata Idham Azis saat menghadiri kegiatan pembukaan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) SDM Polri T.A. 2020 di Pusdikmin Polri, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung, Rabu (11/3).

Dia menginstruksikan setiap tahapan proses perekrutan anggota Polri untuk semua tingkatan seperti Tamtama, Bintara, Perwira, hingga Akpol menerapkan sistem bersih, transparan, akuntabel dan humanis.

"Harus mengedepankan sistem Betah. Betah itu bersih, transparan, akuntabel dan humanis," kata dia.

Lebih lanjut, pola transparansi harus dilakukan dan ditunjukan dengan serius oleh anggota di lingkup eksternal maupun internal Polri.

Dilansir dari laman penerimaan.polri.go.id, pendaftaran Bintara Polri telah dibuka sejak tanggal 7 hingga 20 Maret mendatang. Sejumlah persyaratan mesti dipenuhi para pendaftar seperti berkewarganegaraan Indonesia hingga berpendidikan paling rendah SMA dan sederajat. (mdk/cob)

Baca juga:
Kapolri Puji Kapolda Riau Bikin Aplikasi Pemantau Karhutla, Janjikan Jabatan
Panglima TNI: Pulau Galang Telah Ditakdirkan Menjadi Kawasan Operasi Kemanusiaan
Kapolri Idham Azis: Saya Mau Hak Prajurit sampai ke Anggotanya
Kapolri Idham Azis: Pengelolaan SIM, STNK dan BPKB Tetap di Tangan Polri
Kapolri Resmikan Indonesia Safety Driving Center di Serpong
Kapolri Idham Azis Pimpin Sertijab 8 Kapolda

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami