Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Langsung Pemadaman Kebakaran Hutan di Riau

PERISTIWA | 12 Agustus 2019 12:56 Reporter : Merdeka

Merdeka.com - Kapolri Jendral Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan terbang ke Riau hari ini, Senin (12/8). Keduanya rencananya turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di kawasan tersebut.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menyampaikan, jadwal peninjauan sendiri akan dilaksanakan besok.

"Besok rencana kegiatannya memberikan pengarahan kepada satgas karhutla daerah setempat. Yang kedua langsung meninjau lokasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Palalawan, Riau," tutur Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Kondisi lapangan yang cukup sulit dijangkau, lanjut Dedi, membuat Kapolri Tito dan Panglima Hadi lebih awal tiba di Riau.

"TKP cukup jauh nanti menggunakan heli. Kemudian dari helipad menuju TKP harus menggunakan kendaraan roda empat atau pun roda dua sekitar 40 menit. Dari titik itu kemudian baru bergerak dengan jalan kaki. Karena itu wilayahnya gambut, jadi kalau kendaraan bermotor itu akan ambles maka harus jalan kaki sekitar 2 kilometer ke tempat kebakaran hutan," jelas dia.

Menurut Dedi, prioritas utama satgas karhutla saat ini adalah upaya pemadaman di kawasan Riau. Untuk itu, Kapolri Tito dan Panglima TNI Hadi langsung mengendalikan proses mitigasu dan penanganan di TKP.

"Di sana (Riau) cukup masif dan luas terjadi karhutla. Kalau di Kalteng maupun Kalbar dari titik hotspot memang ada peningkatan, tapi lebih banyak kecil-kecil. Artinya bahwa pelahan tradisional yang membuka lahan. Kalau di riau sudah ada korporasi sebagai tersangka," Dedi menandaskan.

Reporter: Nanda Perdana Putra

Baca juga:
Dalam Sebulan, Kebakaran Hanguskan 16 Hektare Lahan di Samarinda
Kabut Asap di Pekanbaru Masih Pekat Meski Sudah Diguyur Hujan
Api Bakar Lereng Sumbing Wonosobo Berhasil Dipadamkan
Dampak Asap, Pemkab Pontianak akan Mundurkan Jam Belajar Mengajar
Kasus Kebakaran Hutan, Petani di Kapuas Hulu Ditangkap

(mdk/ray)

BERI KOMENTAR
Join Merdeka.com