Kapolri Harap Penyekatan Arus Mudik Dapat Menekan Penyebaran Kasus Covid-19

Kapolri Harap Penyekatan Arus Mudik Dapat Menekan Penyebaran Kasus Covid-19
Kapolri di Tol Brebes. ©2021 Merdeka.com
PERISTIWA | 9 Mei 2021 23:45 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan peninjauan penyekatan pemudik di Gerbang Tol Pos Penjagan, Brebes, Minggu (9/5). Sigit mengatakan, sudah banyak kendaraan pemudik diminta putar balik dari hasil penyekatan dilakukan petugas.

"Berdasarkan data yang ada dari Jawa Tengah terdapat 10 ribu kendaraan diputarbalik, sedangkan di Jawa Timur ada 2 ribu hingga 3 ribu kendaraan diputarbalik," kata Sigit di Tol Brebes, Minggu (9/5).

Dia menyebut sampai saat ini jumlah kendaraan yang masuk ke Jawa Tengah mencapai 32.000 kendaraan, Jawa Timur sekitar 10.000 kendaraan dan Jawa Barat sekitar 2.000-3.000 kendaraan. Berdasarkan survei sebelum pemerintah menggencarkan larangan mudik, jumlah masyarakat yang akan mudik mencapai 18 persen. Namun setelah larangan mudik diterapkan angka tersebut turun menjadi 11 persen atau sekitar 8 juta sampai 11 Juta penduduk.

"Apabila kita bisa pertahankan angka tersebut menunjukkan hasil yang positif, mudah-mudahan pergeseran angka Covid-19 bisa kita jaga," kata dia.

Dia mengatakan, Operasi Ketupat Candi 2021 ini memang berbeda dengan tahun lalu. Tahun ini untuk mencegah laju penyebaran Covid 19.

"Dalam kegiatan ini, kita meninjau beberapa pos penyekatan di beberapa titik. Kita juga mengecek jumlah laju kendaraan yang masuk ke setiap daerah dan berapa yang sudah dilakukan putar balik," ujarnya.

Bahwa petugas gabungan di lapangan telah melakukan penyekatan dan penguatan terhadap protokol kesehatan di setiap titik-titik. Namun akan dilakukan pemeriksaan tambahan bagi masyarakat yang lolos atau berhasil mudik di daerah masing-masing.

"Tentu membutuhkan pemahaman dan pengertian dari seluruh masyarakat bahwa apa yang kita lakukan ini adalah dalam rangka untuk menjaga kesehatan masyarakat semua," terangnya.

Sigit juga menambahkan, dari jumlah angka penularan Covid-19 dari 4 ribu kini menjadi 6 ribu. "Ini akan kita jaga terus sampai akhir lebaran nanti dan seterusnya," ujar dia.

Sementara itu, Ketua DPR Puan Maharani mengatakan telah memantau kegiatan larangan mudik bersama Kapolri dan Panglima TNI. Dari pantauan udara, petugas gabungan tengah melakukan penyekatan di beberapa titik di daerah Jawa Tengah dan daerah lainnya sudah sangat bagus.

"Alhamdullilah kesadaran masyarakat sudah dapat tertata, dan juga dapat memahami anjuran pemerintah dengan larangan mudik, saya juga melihat dari udara, semua jalan sedikit lengang tidak seperti tahun kemarin," kata Puan. (mdk/gil)

Baca juga:
Ganjar Sebut Masih Banyak Pemudik Terobos Jateng, Satu Positif Covid-19
Penjelasan Menaker Soal Ratusan TKA Datang ke Indonesia saat Larangan Mudik
Pemudik Motor Dipaksa Putar Balik di Posko Penyekatan Kedungwaringin
3 Kapal Nelayan Angkut 29 Pemudik Diminta Putar Balik di Perairan Teluk Jakarta
Alasan Mau Nikah di Jawa Tengah, Pemudik Berhasil Diizinkan Melintas

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami