Kapolri Ingatkan Perwira Polri Daftar Capim KPK Berkompetisi Secara Sehat

Kapolri Ingatkan Perwira Polri Daftar Capim KPK Berkompetisi Secara Sehat
Panglima TNI dan Kapolri tinjau kondisi Konawe Utara. ©2019 Merdeka.com
NEWS | 5 Juli 2019 18:51 Reporter : Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian menilai Polri turut membesarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menurutnya, keterlibatan jajaran korps Bhayangkara di KPK bisa memperkuat lembaga antirasuah tersebut.

"Dari awal Polri yang membesarkan KPK. Ini bagus Polisi network-nya lebih besar daripada KPK, kalau bisa dimanfaatkan bisa lebih baik. Banyak Polri yang bertugas di KPK kembali ke institusinya lagi. Ini bagian perkuat pondasi KPK saat ini," terang Tito usai Wisuda Sarjana Terapan Kepolisian Taruna Akpol Angkatan ke-50 Batalyon Wicaksana Adhimanggala di Akademi Kepolisian, Semarang, Jumat (5/7).

Dia mendukung langkah sejumlah perwira yang ikut seleksi calon pimpinan KPK. Terkait porsi Polri di tubuh KPK, Tito menganggapnya masih kecil jika dibandingkan dengan jumlah anggota Polri yang mendaftar.

"Apalagi yang daftar hampir lebih dari 200 ya. Untuk proporsi dari Polri 9 atau 10 itu sangat kecil saya kira. Tapi ya namanya kompetisi ya silakan saja saya kira, kompetisi yang sehat sehingga bisa mendapatkan komisioner yang bagus yang bisa untuk atau tepat membuat kebijakan, keputusan tepat dalam rangka untuk menekan tindak pidana korupsi," imbuhnya.

Tito berharap penyebutan petinggi KPK diganti menjadi komisioner bukan lagi pimpinan KPK. Hal ini menurutnya untuk menghapus stigma pimpinan yang identik dengan perebutan posisi ketua.

"Jangan pakai nama pimpinan tapi komisioner lah. Karena kalau pimpinan nanti ingin jadi ketua," ungkapnya.

Untuk diketahui, pendaftaran Capim KPK secara langsung sudah ditutup hari Kamis kemarin. Tercatat ada 384 orang yang mendaftar. Tiga komisioner KPK saat ini kembali mendaftar lagi, yaitu Alexander Marwata, Laode M Syarif, dan Basaria Panjaitan. (mdk/cob)

Baca juga:
ICW Ingatkan Pansel KPK Tak Berikan Kuota Khusus bagi Kepolisian dan Kejaksaan
Banyak PATI Ikut Capim, LIPI Khawatirkan KPK Tercengkram Polri
Pegawai Daftar Capim KPK Tak Harus Mengundurkan Diri
Harta Kekayaan Lima Jaksa Capim KPK, Tertinggi Rp8 Miliar dan Terendah Rp755 Juta
384 Orang Ikut Seleksi Capim KPK, Begini Proses Selanjutnya

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami