Kapolri Minta Warga Terpapar Covid-19 Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat

Kapolri Minta Warga Terpapar Covid-19 Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpusat
Rumah isolasi terpusat di Bekasi. ©Liputan6.com/Herman Zakharia
NEWS | 6 Agustus 2021 14:15 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Pranowo menyarankan masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak langsung memutuskan menjalani isolasi mandiri. Diharapkan masyarakat mau menjalani perawatan di tempat isolasi terpadu. Sehingga, bisa mendapatkan perawatan intensif karena tenaga dan fasilitas kesehatan jauh lebih lengkap.

"Saya sarankan mau dipindah ke tempat yang sudah disiapkan. Ini untuk menekan agar laju pertumbuhan angka Covid bisa diminimalkan," kata Jenderal Sigit saat meninjau vaksinasi massal di BSCc DOME, Balikpapan, Kalimantan Timur.

Sigit meminta bantuan Babinsa dan Bhabinkamtibmas tak bosan mengedukasi masyarakat terpapar Covid agar mau dirawat di di tempat isolasi terpadu.

Dalam kesempatan yang sama, Sigit berharap kebijakan PPKM level 4 di Balikpapan dapat menekan kasus Covid-19 sehingga ekonomi masyarakat kembali berjalan.

"Ada 8 wilayah di Kalimantan Timur ada pembatasan-pembatasan. Perlahan-perlahan apabila bisa diperbaiki ada kelonggaran, sehingga aktivitas ekonomi kembali," ucapnya.

Sigit menyampaikan, sampai saat ini Indonesia masih terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang angkanya masih cukup tinggi.

"Kaltim posisi tertinggi di wilayah Kalimantan, sehingga tentunya perlu ada langkah-langkah dan strategis sesuai dengan perintah dari pak presiden yaitu terkait dengan bagaimana tetap menegakkan dan mematuhi secara ketat peraturan prokes," paparnya.

Tak hanya mematuhi prokes, percepatan vaksinasi juga menjadi cara lain dalam menekan angka penyebaran Covid-19. Karena, ia mengaku mendapatkan informasi jika kasus aktif harian di Kalimantan Timur masih tinggi.

"Dari info yang kita dapat 76 persen itu masyarakat dirawat di rumah sakit. Kemudian rata-rata 86-88 persen di rawat di tempat isolasi terpusat. Dan kurang lebih ada 20 ribu masyarakat di rawat secara Isoman (Isolasi Mandiri)," jelasnya.

Baca juga:
Satgas Ungkap 3 Penyebab Kasus Covid-19 Tinggi di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi
Vaksinasi Covid-19 Dosis Ketiga di RSUD Matraman
Banyak Warga Isoman Covid-19 di Rumah Meninggal, Pemkab Jember Lakukan Ini
Satgas Laporkan Data Kasus Aktif Covid-19 di Depok Selisih 17.413 dengan Pusat
Satgas Covid-19 Tawarkan Tempat Isolasi Terapung bagi Pasien OTG di Padang
DPR: Tingkatkan Ketahanan Pangan untuk Antisipasi Kasus Covid-19 di Desa

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami