Kapolri sebut 110 terduga teroris ditangkap Densus terkait bom Surabaya

PERISTIWA | 15 Juni 2018 14:58 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan saat ini Densus 88 sudah mengamankan 110 terduga teroris. Penangkapan dilakukan di beberapa wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah.

Di Jawa Timur, lanjutnya, ada lima terduga yang sudah diamankan Densus. Serta ditemukan satu senjata api.

"Kemudian di Jawa Tengah, ada. Ini semua terkait yang di Surabaya. Jadi sampai hari ini yang sudah ditangkap 104 tambah 6 (terduga yang ditangkap di Blitar) berarti jadi 110," kata Tito usai halal bihalal dengan Presien Jokowi di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Jumat (15/6).

Dia menjelaskan penangkapan tersebut berhubungan dengan aksi terorisme di Surabaya. Namun, ia enggan merinci penangkapan tersebut.

"Saya enggak mau sebutkan. Nantilah kita sampaikan," ungkap Tito.

Dia juga menjelaskan pihaknya tetap berkerja dan mengamankan situasi walaupun hari ini masyarakat tengah berlibur merayakan hari raya Idulfitri. Momentum ini kata dia justru dimanfaatkan untuk mengamankan terduga teroris.

"Yang jelas kita tetap bekerja meskipun masyarakat sedang berlibur kita justru menjadi puncak untuk mengamankan. Karena mengamankan adalah ibadah," ungkap Tito. (mdk/rhm)

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.