Kapten Leo Ngaku Diabaikan Rumah Sakit Minta Tolong Jokowi, Ini Reaksi Istana

PERISTIWA | 28 Januari 2019 15:15 Reporter : Supriatin

Merdeka.com - Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko menanggapi video Komandan Koramil 10 Balimbingan/Kodim 0207/Simalungun Kapten Inf Leo Sianturi yang marah dan minta tolong kepada Presiden Joko Widodo karena sakit. Moeldoko mengatakan pemerintah menyambut baik keluhan Kapten Inf Leo Sianturi.

"Prinsipnya negara tidak abai terhadap para penderita sakit," ucap dia di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (28/1).

Moeldoko menuturkan, seharusnya petugas Rumah Sakit (RS) TNI Pematangsiantar menangani cepat saat Kapten Inf Leo Sianturi datang berobat. Jangan sampai para prajurit TNI ditelantarkan saat ditimpa penyakit.

"Itu hanya kasus kecil yang memang harus direspons, nggak boleh diabaikan," ujarnya.

Moeldoko juga mengaku kerap mengkritik BPJS Kesehatan saat menjabat sebagai Panglima TNI. Moeldoko khawatir para prajuritnya enggan berobat ke rumah sakit TNI yang tidak bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

"Saya mantan prajurit TNI sering memberikan koreksi kepada BPJS. Jangan sampai tentara yang merasa punya rumah sakit dengan bergabung BPJS merasa tidak punya rumah sakit," kata dia.

Video Kapten Inf Leo Sianturi marah viral di media sosial. Dia kesal karena mendapat perlakuan tidak baik dari Rumah Sakit Tentara di Jalan Gunung Simanuk-manuk, Pematang Siantar, Provinsi Sumatera Utara.

"Pak Presiden, tolong Pak Presiden. Saya tentara yang dari masyarakat akan kembali ke masyarakat. Sakit hati saya. Saya sakit tidak ada diopname, diopname tidak layani. Saya kecewa dengan RS tentara, kecewain pelayanan tidak bisa," tegas Leo dalam video yang dilihat merdeka.com, Senin (28/1).

Leo mengaku menjadi anggota TNI dari prajurit sampai perwira. "Sakit, saya seorang perwira, tidak berfungsi saya, tidak ada artinya angkatan darat di rumah sakit, tidak artinya. Inilah nasib saya ini, saya dari prajurit masuk sampai perwira," tuturnya.

Baca juga:
Kronologi Soal Kapten Leo, Perwira TNI Dikabarkan Tak Dilayani RS
Kapten Leo Sakit Minta Tolong ke Jokowi, Ini Penjelasan Kodam Bukit Barisan
Perjalanan Karir Mayjen TNI Nyoman Cantiasa dari Gultor Hingga Danjen Kopassus
Mutasi Jenderal TNI, Mayjen I Nyoman Cantiasa Jabat Danjen Kopassus
Mengupas Helikopter TNI AL Bisa Menghancurkan Kapal Selam Musuh

(mdk/rhm)