Karyawan Pabrik di Sleman Keracunan, Polisi Periksa Penyedia Katering

PERISTIWA | 6 Desember 2019 23:29 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Ratusan karyawan pabrik di Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, mengalami keracunan massal pada Kamis (5/12) kemarin. Menindaklanjuti peristiwa itu, Polsek Ngaglik memanggil tiga penyedia katering sebagai pemasok makanan untuk karyawan pabrik tersebut.

"Hari ini kita jadwalkan pemeriksaan kepada penyedia jasa katering," ujar Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, Iptu Budi Karyanto, kepada wartawan Jumat (6/12).

Selain pihak katering, polisi juga meminta keterangan pengelola pabrik, karyawan maupun rumah sakit.

Dia menambahkan, informasi didapat ada tiga rekanan perusahaan katering yang dipakai pabrik. Saat ini, polisi juga masih menunggu hasil laboratorium.

"Kemarin kita juga berkoordinasi dengan Dinkes Sleman untuk mengambil sampel sisa makanan maupun makanan yang belum dimakan untuk diperiksakan ke lab hari ini," papar Budi.

Budi merinci bahwa sampel makanan yang diuji lab-kan adalah nasi, sayur kangkung, oseng-oseng pepaya, tongkol, bakwan, kerupuk, dan semangka yang dikonsumsi para karyawan. Jika nanti ditemukan unsur kelalaian maka pihak pengelola katering bisa diancam pidana.

"Ancaman kalau memang ada kelalaian terancam pasal 62 ayat 1 Jo pasal 8 ayat 3 Undang-undang nomor 88 tahun 99 tentang perlindungan konsumen. Ancaman hukuman lima tahun," tutup Budi. (mdk/lia)

Baca juga:
105 Karyawan Pabrik di Sleman Keracunan Usai Makan Ikan Tongkol
Santap Olahan Pisang, Ketua DPRD Cianjur Keracunan
Usai Santap Ikan Tongkol, 125 Santri Ponpes di Ponorogo Keracunan Makan
Diduga Keracunan Bubur Ayam, Belasan Orang di NTT Dilarikan Ke Rumah Sakit
23 Anak Keracunan Usai Makan Sayur Sop dari Posyandu di Pademangan
Polisi Periksa Saksi Kasus Warga Sumedang Keracunan Usai Minum Kopi Stamina

TOPIK TERKAIT

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.