Kasad Sebut Sumber Awal Sebaran Covid-19 di Secapa AD Belum Diketahui

Kasad Sebut Sumber Awal Sebaran Covid-19 di Secapa AD Belum Diketahui
PERISTIWA | 11 Juli 2020 19:25 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal Andika Perkasa, mengaku belum mengetahui sumber pertama penyebaran virus Covid-19 di Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD) hingga ditetapkan sebagai klaster baru di Jawa Barat. Menurutnya, ada banyak variabel untuk mengetahui hal ini.

Khusus untuk di lingkungan pendidikan TNI Angkatan Darat, ia akui banyak hal yang menjadi kemungkinan penyebaran Covid-19. Apalagi di dalamnya ada keluarga dari anggota TNI yang menetap.

Selain itu, suka atau tidak suka, menurutnya ada banyak keterbatasan. Ia mencontohkan, di sekolah calon perwira angkatan darat, pusat pendidikan polisi militer dan di lembaga pendidikan angkatan darat lainnya menjadi tempat tinggal keluarga staf lembaga yang bersangkutan.

"Jadi di situ ada anggota staf dengan rumahnya dengan keluarganya sehingga kami juga tidak bisa secara konklusif menyatakan bahwa penyebabnya itu A, B, C karena keluarga ini kan juga punya aktivitas dan aktivitas di semua lembaga pendidikan itu kan bergantung pada situasi yang diterapkan oleh pemerintah daerah, ada daerah yang masih PSBB atau yang tidak bahkan ada yang sekarang mikro dan seterusnya, jadi masing-masing menghadapi situasi di daerahnya masing-masing," kata Andika saat menggelar jumpa pers di Makodam III Siliwangi, Bandung, Sabtu (11/7).

"Ada keluarga juga yang sehari-hari belanja segala macem, staf sendiri di dalam Secapa, dan itu berlaku untuk semua institusi. Mereka pulang ke rumah tidak semua di dalam, ada yang di luar, jadi kita tidak bisa secara konklusif kemudian mengatakan ini penyebabnya, belum, kami ga bisa. Dan itu saya harus katakan tidak ada yang dikurangi, engga ada yang dilebihkan," ia melanjutkan.

Peristiwa ini, katanya, menjadi pembelajaran akan terus dievaluasi. Salah satu yang terdekat atau jangka pendek adalah meningkatkan penyemprotan disinfektan di lingkungan luar dan dalam ruangan gedung.

"Karena memang itulah salah satu cara kita walau dengan cara itu pun kita tidak bisa menjamin bahwa kita tidak akan pernah kena kasus Covid-19," pungkasnya.

Sebelumnya, jumlah total yang positif Covid-19 di sekolah calon perwira angkatan darat sebanyak 1.280. Dari jumlah itu, 991 adalah perwira siswa sedangkan sisanya adalah Staff atau anggota dari sekolah calon perwira angkatan darat beserta keluarganya. Kemudian, ada enam anggota keluarga staf yang ikut terpapar Covid-19. (mdk/lia)

Baca juga:
Kasad Ungkap Covid-19 Klaster Secapa AD Bermula Saat Dua Perwira Berobat ke RS
Kasad Sebut 1.280 Orang di Secapa AD Terpapar Covid-19, 991 Perwira Siswa
Saat Covid-19 'Menyerang' Sekolah Prajurit
Kasad Sebut Pendidikan di Secapa AD Tetap Berjalan dengan Pengawasan Ketat
Gugus Tugas Covid-19 Periksa Lokasi Aktivitas Perekonomian Sekitar Secapa AD
Doni Monardo Soal Klaster Secapa AD: 17 Dirawat, Sisanya Beraktivitas Biasa

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami