Kasus 'Bau Ikan Asin' Fairuz A Rafiq Naik ke Penyidikan

PERISTIWA | 7 Juli 2019 12:47 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) telah melakukan pemeriksaan terhadap pelapor Fairuz A Rafiq dan juga terlapor Galih Ginanjar atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Dalam kasus 'bau ikan asin' itu, penyidik telah menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan.

"Kasus yang dilaporkan Ibu Fairuz statusnya sudah naik ke penyidikan ya. Jadi sekarang sudah sidik," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono saat dikonfirmasi, Minggu (7/7).

Kendati telah dinaikkan, Argo mengaku hingga kini penyidik belum menetapkan status tersangka pada siapapun. "(Tersangka?) Masih belum ada, sabar," kata Argo.

Sebelumnya, tak terima dihina, Fairuz A Rafiq mempolisikan mantan suaminya Galih Ginanzar ke Polda Metro Jaya. Dalam laporan ini, Fairuz ditemani oleh suaminya, Sonny Septian, kakaknya Ranifa A Rafiq, dan kuasa hukumnya, Hotman Paris Hutapea. Laporan tertuang Nomor LP /3914/7/2019/PMJ/Ditreskrimsus tanggal 1 Juli 2019.

Menurut Ranifa, perkataan Galih di video 'GALIH GINANJAR CERITA MASA LALU' yang diunggah dalam akun YouTube Rey Utami dan Benua itu dinilai telah melecehkan harkat dan martabat adiknya dan perempuan Indonesia. "Kalimat-kalimat tersebut sangat melukai hati saya dan sangat mempermalukan suami dan keluarga saya," kata Fairuz dalam surat yang dibacakan Ranifa, di lokasi, Senin (1/7).

Dalam YouTube itu, Galih diduga bekerjasama dalam pemilik akun tersebut. Di mana menyebarkan kalimat-kalimat konten asusila di postingan akun YouTube tersebut.

"Yang menyebutkan bahwa organ intim bau ikan asin, organ intim berjamur, karna bau organ intim disendokin atau dikerok sampai satu sendok penuh cairan keputihan," katanya.

Selain itu pula, Galih dan Rey seakan tak merasa bersalah telah menghina ya. Bahkan, mengajak masyarakat untuk menyukai akun tersebut.

"Pemilik akun Rey Utami dan Benua dengan tertawa-tawa menyebarkan konten asusila tersebut dengan mengajak semua orang untuk subscribe dan publikasikan. Saya membuat laporan polisi ini demi menjaga harga diri saya, suami dan anak serta demi harkat dan martabat wanita di seluruh Indonesia. Karena konten asusila tersebut sangat melecehkan diri wanita-wanita di Indonesia," beber Ranifa.

Baca juga:
Pembelaan Galih Ginanjar Setelah Dilaporkan ke Polisi Kasus Bau Ikan Asin
Penjelasan Farhat Abbas Setelah Jadi Kuasa Hukum Pablo soal Kasus Bau Ikan Asin
Fairuz A Rafiq Unggah Foto Ini, Warganet: Gemas
Besok, Polisi Periksa Galih Ginanjar atas Kasus Ikan Asin
Ikut Gemas, Nafa Urbach Minta Hotman Paris Tuntaskan Kasus Video 'Ikan Asin'

(mdk/did)