Kasus Brigadir J, Polisi Langgar Etik yang Ditempatkan Khusus Bertambah 4 Orang

Kasus Brigadir J, Polisi Langgar Etik yang Ditempatkan Khusus Bertambah 4 Orang
Brimob di Rumah Pribadi Irjen Ferdy Sambo. Rahmat Baihaqi
NEWS | 13 Agustus 2022 10:33 Reporter : Ronald

Merdeka.com - Anggota polisi yang ditahan diduga melanggar kode etik kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua Hutabarat bertambah empat orang. Informasi ini disampaikan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Dedi Prasetyo.

"(Jumlah bertambah) Betul, hasil riksa dan gelar kemarin malam, ditetapkan 4 pamen Polda Metro Jaya menjalankan patsus di Biro Provost Mabes Polri," kata Dedi saat dikonfirmasi, Sabtu (13/8).

Dedi mengatakan, 4 pamen itu terdiri 3 orang berpangkat AKBP dan 1 orang berpangkat Kompol. Hingga kini, sudah ada 16 orang anggota kepolisian yang berada di patsus.

"6 patsus di Mako dan 10 di provost," ujarnya.

2 dari 2 halaman

Sebelumnya, Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, 31 personel telah terbukti melakukan pelanggaran kode etik dalam kasus tewasnya Brigadir J alias Nopryansyah Yosua Hutabarat . Diketahui, sudah ada 56 orang dimintai keterangan oleh penyidik Tim Khusus (Timsus) Polri.

"Jadi untuk Itsus kan pemeriksaan masih bertambah yang sudah dimintai keterangan ada 56, 31 sudah terbukti melakukan pelanggaran etik," katanya.

Dia menjelaskan, mereka terbukti melakukan pelanggaran kode etik karena diduga tidak profesional dalam pelaksanaan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan.

"Karena ketidakprofesionalannya di dalam olah TKP, kemudian ada dugaan obstruction of justice dan juga masih dikembangkan," ujarnya.

Baca juga:
Menanti Pengakuan Jujur Ferdy Sambo di Depan Hakim
Polri Periksa Seluruh Penyidik Terlibat Laporan Kasus Pelecehan Istri Ferdy Sambo
30 JPU Ditunjuk Tangani Kasus Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J
LPSK Keluarkan Perlindungan Darurat untuk Bharada E
Laporan Pelecehan Istri Ferdy Sambo Dibuat untuk Kaburkan Fakta Pembunuhan Brigadir J

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Opini