Kasus Corona di Solo Landai, Pengunjung Mal Dibolehkan Bawa Balita

Kasus Corona di Solo Landai, Pengunjung Mal Dibolehkan Bawa Balita
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 2 Juni 2021 11:49 Reporter : Arie Sunaryo

Merdeka.com - Pemerintah Kota Solo mencabut larangan kunjungan bagi lansia, anak di bawah usia 5 tahun dan ibu hamil ke pusat perbelanjaan atau mal. Pencabutan diatur dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota Solo Nomor 067/1653 tentang perpanjang kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro selama 2-15 Juni 2021.

"Sudah dicabut. Untuk mal hari Kamis vaksinasi juga sudah selesai. Boleh ke mal (anak di bawah umur). Kan SE-nya sudah saya tandatangani. Tapi nunggu Kamis, vaksinnya sudah selesai," kata Gibran seusai menghadiri pelantikan wakil rektor UMS di Edupark, Rabu (2/6).

Tidak hanya ke mal atau pusat perbelanjaan, balita juga diperbolehkan ke tempat wisata. "Tempat wisata boleh. SE-nya kita perketat. Masuk ya masuk saja asalkan pakai masker," terangnya.

Gibran mengaku dibutuhkan waktu untuk menerapkan kebijakan tersebut di lapangan. Karena lokasi seperti mal, Taman Balaikambang dan Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Solo Zoo sangat rentan terhadap balita.

"Untuk larangan balita pergi ke tempat wisata juga saya cabut. Tapi, saya butuh waktu dulu," lanjut Gibran.

Gibran menjelaskan sebelum kebijakan itu dilakukan pihaknya akan memanggil pengelola mal terlebih dulu. Hal ini berkaitan dengan Standard Operating Procedure (SOP) di mall.

"Pengelola mal kita panggil dulu. Vaksinasi mal kita selesaikan Kamis pekan ini. Yang jelas SOP di mal kita perketat karena balita boleh masuk," ujarnya.

Gibran menyampaikan, dirinya tidak ingin ada pembatasan aktivitas warga. Kendati demikian, mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan, karena balita lebih riskan terpapar Covid-19.

"Kita ingin kegiatan warga tidak dipersulit lagi. Kan banyak sekali orang tua ngajak main ke mal. Sekali lagi saya ingatkan jika anak kecil balita itu lebih riskan terpapar corona," tandasnya.

Putra Presiden Joko Widodo itu mengatakan, pelonggaran aturan balita boleh masuk mal tersebut bukan atas permintaan warga. Namun kondisi kasus di Solo yang relatif melandai.

"Pertimbangannya kasus kita landai. Pasca Lebaran tidak ada lonjakan kasus corona di Solo. Yang penting kesehatan kita jaga, ekonomi kita jaga juga," pungkas dia. (mdk/cob)

Baca juga:
Tak Perlu Antre di RS, Obat untuk Pasien Rawat Jalan di Surabaya Diantar sampai Rumah
2 Juni 2021, Pasien Covid-19 di RSD Wisma Atlet dan RSKI Pulau Galang Menurun
Update Jumlah WNA Positif Covid-19 di Indonesia per 2 Juni
Satgas Sebut Pulau Jawa Sumbang 53 Persen Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir
Satgas Sebut Varian Baru Covid-19 Pengaruhi Efikasi Vaksin
20 Warga Positif Covid-19, Satu RT di Bambu Apus Belum Berlakukan Karantina
Menkes Janji Prioritaskan Suplai Vaksin Covid-19 ke Kota Bogor

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami