Kasus Covid-19 di DIY Melandai, Pemda DIY Tutup Tiga Shelter Isolasi Terpadu

Kasus Covid-19 di DIY Melandai, Pemda DIY Tutup Tiga Shelter Isolasi Terpadu
Tempat Isolasi Terpusat Covid-19 Banyuwangi Kosong Pasien. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 2 Oktober 2021 06:00 Reporter : Purnomo Edi

Merdeka.com - Kasus penularan Covid-19 di DIY terus mengalami penurunan. Menurunnya jumlah pasien positif Covid-19 ini membuat Pemda DIY menutup tiga tempat isolasi terpadu (isoter) di wilayahnya.

Kepala BPBD DIY, Biwara Yuswantana mengatakan bahwa tiga tempat isoter yang ditutup ini adalah Rusun BBWSO, Isoter PIAT UGM dan Isoter UNY. Penutupan tiga isoter ini dilakukan sejak Kamis (30/9) kemarin.

"Kemarin ada acara resmi penutupan dalam bentuk apel penutupan. Pesertanya dari TNI, Polri, relawan, media, tenaga dekontiminasi," kata Biwara saat dihubungi, Jumat (1/10).

Biwara menuturkan jika ketiga isoter saat ditutup sudah dalam kondisi kosong dari pasien. Sebelum menutup, kata Biwara, sudah dilakukan kajian epidemologis dengan memertimbangkan kondisi Covid-19 terkini di DIY.

"Kebutuhan isolasi (bagi pasien Covid-19) dioptimalkan di isoter yang dikelola oleh Dinas Sosial dan Kabupaten," papar Biwara.

Sementara itu Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menjabarkan bahwa jumlah pasien yang tertular Covid-19 di DIY memang berkurang. Hal ini selain terpantau dari kondisi di Isoter juga terlihat di rumah sakit.

"Beberapa rumah sakit sudah mengubah bed untuk pasien Covid-19 menjadi reguler (untuk pasien non Covid-19). Tetapi tetap (kita) persiapkan jika terjadi sesuatu, termasuk isoter-isoter," ungkap Aji.

Aji menuturkan jika saat ini masih ada isoter yang dibuka meski jumlah pasiennya sudah menurun drastis dibanding saat ada lonjakan pasien pada Juli-Agustus yang lalu. Isoter yang dibuka ini disebut Aji adalah asrama haji, rumah sakit darurat Covid-19 di Bambanglipuro dan shelter di Jalan Veteran Yogyakarta. (mdk/ded)

Baca juga:
36 Pekerja Migran Masuk ke Kalbar Dinyatakan Positif Covid-19
Dokter Reisa: Kepatuhan Prokes Masih di Atas 90 Persen
110 Rumah Sakit Rujukan di Jawa Timur Sudah Tak Lagi Merawat Pasien Covid-19
Update Kasus Positif dan Kematian Covid-19 per 1 Oktober 2021
Epidemiolog: Puncak Gelombang 3 Pandemi Terjadi Awal Januari 2022
Penelitian: Vaksin Covid-19 dan Vaksin Flu Aman Disuntikkan Bersamaan

Baca berita pilihan dari Merdeka.com

Mari bergabung di Grup Telegram

Merdekacom News Update

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami