Kasus Covid-19 di Sumsel Tembus 693, Warga Palembang Dilarang Takbiran Keliling

Kasus Covid-19 di Sumsel Tembus 693, Warga Palembang Dilarang Takbiran Keliling
Pawai malam takbiran. ©2018 Merdeka.com/Iqbal S. Nugroho
PERISTIWA | 23 Mei 2020 04:31 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Sumatera Selatan hari ini bertambah 19 pasien baru. Sehingga kini menjadi 693 orang. Umat muslim dilarang menggelar takbiran keliling karena rentan terjadi penularan Covid-19.

Juru bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri mengungkapkan, pasien baru itu terdiri dari delapan orang dari Palembang, enam dari Ogan Komering Ulu, dua dari Lubuklinggau, kemudian Musi Banyuasin, Ogan Komering Ulu Selatan dan Lahat masing-masing satu orang. Semuanya tertular dari kasus positif sebelumnya.

"Hari ini ada 19 kasus pasien baru, total ada 693 orang. Pasien meninggal satu orang asal Palembang, jumlahnya menjadi 22 orang dan sembuh bertambah 17 orang, total 95 orang," ungkap Yusri, Jumat (22/5).

Sementara, sampel yang masih diperiksa di Balai Besar Laboratorium Kesehatan Palembang sebanyak 1.825. Orang-orang yang telah diambil sampel diminta tidak beraktivitas di luar rumah karena dikhawatirkan menularkan ke orang lain jika hasilnya positif.

"Kami minta karantina atau isolasi mandiri di rumah," tegasnya.

Baca Selanjutnya: Sementara itu Wali kota Palembang...

Halaman

(mdk/ray)

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami