Kasus Covid-19 Melonjak, Kompetisi Liga 1 dan 2 Jalan Terus

Kasus Covid-19 Melonjak, Kompetisi Liga 1 dan 2 Jalan Terus
Kapolri Beri Izin Keramaian untuk Penyelenggaraan Sepak Bola Liga 1 dan 2. ©2021 Merdeka.com/Bachtiarudin Alam
NEWS | 19 Juni 2021 15:51 Reporter : Nur Habibie

Merdeka.com - Indonesia tengah menghadapi lonjakan kasus positif Covid-19 di hampir seluruh provinsi. Tertinggi, penyebaran Covid-19 terjadi di Pulau Jawa, yakni Jawa Barat, Jawa Tengah termasuk DKI Jakarta.

Meski begitu, pagelaran sepakbola di Indonesia yakni Liga 1 dan Liga 2 masih akan tetap bergulir sesuai yang diagendakan yakni, Juli 2021 hingga Maret 2022.

"Terkait pelaksanaan Liga 1 dan 2 sampai saat ini masih on schedule dilaksanakan," kata Asops Kapolri Irjen Imam Sugianto dalam pesan singkatnya, Sabtu (19/6).

Jendral bintang dua ini mengaku, jika pihaknya belum mempertimbangkan untuk mencabut perizinan kompetisi sepakbola Liga 1 dan Liga 2. Karena hal ini akan menunggu keputusan dari Menteri Kesehatan terkait perizinan tersebut.

Imam pun berharap agar kasus positif Covid yang masih melanda Indonesia akan terus turun dan Indonesia bisa terbebas dari virus corona.

"Kita akan lihat dan tunggu arahan Kapolri dan Menkes (kelanjutan izin Liga 1 dan Liga 2). Semoga Covid-19 segera bisa menurun. Semoga tidak (melonjak)," ujarnya.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Listyo Sigit Prabowo telah memutuskan memberikan izin keramaian untuk gelaran pertandingan sepak bola liga 1 dan liga 2.

"Kami memutuskan memberikan izin keramaian dengan catatan tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat," kata Sigit saat konferensi pers bersama Menteri Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora), Zainudin Amali di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (31/5).

Namun demikian, Sigit mengatakan, walau pemberian izin keramaian telah diberikan, namun pelaksanaan evaluasi akan tetap dilakukan. Sehingga bila mana terjadi pelanggaran prokes saat acara akan berpengaruh terhadap pelaksanaan liga 1 maupun 2.

"Kegiatan akan kami evaluasi sehingga pelanggaran prokes berpengaruh terhadap proses pelaksanaan liga," tegasnya. (mdk/rhm)

Baca juga:
Jelang Liga 1: PSIS Menanti Tawaran Resmi Tim Korea Selatan, Seongnam FC untuk Pratama Arhan
Mengulik Skema Main Madura United di Liga 1: Kedalaman Skuad Vs Mental
TC di Bekasi Berakhir, Penggawa PSS Kembali Pulang untuk Fokus Hadapi Persija
Utak-Atik Formasi Inti Arema FC di Liga 1 Musim Ini: Menanti Kehadiran 4 Pemain Asing
Launching Spektakuler Dewa United Ditunda karena Lonjakan COVID-19 di Tangerang
Liga 1: Gelandang Persib Antusias Menyambut Pemain Palestina, Biar Persaingan Makin Jos!

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami