Kasus Covid-19 Meningkat, Masyarakat Dilarang Makan di Tempat Hajatan

Kasus Covid-19 Meningkat, Masyarakat Dilarang Makan di Tempat Hajatan
Menko Airlangga. Istimewa ©2021
PERISTIWA | 21 Juni 2021 16:04 Reporter : Intan Umbari Prihatin

Merdeka.com - Pemerintah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro selama 14 hari, terhitung sejak 22 Juni sampai 5 Juli 2021. Selama peraturan tersebut diberlakukan masyarakat dilarang menggelar prasmanan dalam setiap acara maupun hajatan.

"Dengan catatan bahwa kegiatan hajatan kemasyarakatan, sekali lagi kegiatan hajatan ataupun kemasyarakatan paling banyak 25% dari kapasitas ruangan, dan tidak ada hidangan makan di tempat artinya makan ataupun hajat itu juga dibawa pulang," kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Senin (21/6)

Tidak hanya itu untuk zona merah akan ditutup kegiatan seni budaya sosial kemasyarakatan ini lokasi seni dan sosial budaya yang dapat menimbulkan keramaian hingga kerumunan. Lalu untuk zona hijau, kuning dapat dibuka tetapi dengan memberlakukan paling banyak 25% dan kapasitas pengaturan dari pemerintah daerah dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat

"Kegiatan rapat seminar pertemuan dilakukan secara luring dan ini di zona merah dinyatakan ditutup sampai dengan aman, dan zona lainnya, tentu ini diizinkan paling banyak 25% dari kapasitas," ujarnya.

Selanjutnya untuk transportasi umum pun akan dilakukan pengaturan kapasitas hingga jam operasional. Nantinya aturan tersebut akan diatur oleh pemerintah daerah dengan menerapkan protokol kesehatan.

(mdk/fik)

Ingat #PesanIbu

Jangan lupa Selalu Mencuci Tangan, Memakai Masker dan Menjaga Jarak Mari Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami