Kasus Covid-19 Turun Drastis, Palembang Berstatus PPKM Level 2

Kasus Covid-19 Turun Drastis, Palembang Berstatus PPKM Level 2
Ruang isolasi di Wisma Atlet Jakabaring, Palembang. ©2020 Merdeka.com
NEWS | 21 September 2021 16:02 Reporter : Irwanto

Merdeka.com - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Palembang kini turun dari level 3 menjadi level 2. Penurunan status ini seiring berkurangnya angka kasus positif dan kematian pasien Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Palembang Fauziah mengungkapkan, kasus konfirmasi positif Covid-19 saat ini berada di tingkat satu dengan kasus 8.50 per 100 ribu penduduk per minggu, rawat inap juga di tingkat yang sama dengan jumlah 2.21 per 100 ribu penduduk per minggu, dan kematian berada di tingkat 1 dengan nilai 0.93 per 100 ribu penduduk per minggu.

Kemudian, positivity rate sebesar 0,78 persen, tracing 4,75, dan BOR sebesar 11,54 per minggu.

"Dengan beragam indikator ini maka Palembang sekarang berstatus PPKM level 2, atau mengalami penurunan," ungkap Fauziah, Selasa (21/9).

Dengan penurunan status, berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 44 Tahun 2021 juga ditetapkan peta Palembang menjadi zona kuning atau risiko rendah penularan virus corona. Hal ini menjadi catatan baik selama pandemi berlangsung sekitar dua tahun terakhir.
"Mudah-mudahan penularan Covid-19 dapat ditekan dan kematian pasien bisa diminimalisir," kata dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda mengatakan, membaiknya kondisi Covid-19 tentu kabar yang membahagiakan. Namun, warga diingatkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

"Masyarakat jangan lengah, patuhi protokol kesehatan, itu sudah menjadi kebutuhan dan kebiasaan kita selama ini. PPKM level 2, 3, dan 4, sama saja, yang penting masyarakat disiplin," ujarnya.

Kemudian, vaksinasi Covid-19 juga harus digencarkan merata untuk memenuhi target herd immunity. Fitrianti berharap jika sudah banyak warga yang divaksin, maka aktivitas bisa kembali normal dengan berjalannya perekonomian.

"Vaksinasi harus digenjot, gaet masyarakat agar bersedia dan tentunya pasokan vaksin tercukupi," pungkasnya. (mdk/yan)

Baca juga:
PPKM Diperpanjang Hingga 4 Oktober, Syarat Perjalanan Domestik Tak Berubah
Sistem Ganjil Genap Diberlakukan di Jalan Margonda Raya Depok Awal Oktober
Kota Tua Batal Dibuka untuk Olahraga
Tingkat Kunjungan Mal Naik 10 Persen Saat Anak di Bawah 12 Tahun Dibolehkan Masuk
Kota Balikpapan dan Kukar Bertahan di PPKM Level 4, Kota Samarinda Turun ke Level 2

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami