Kasus Covid-19 Varian Delta Ditemukan di 9 Wilayah Jabar

Kasus Covid-19 Varian Delta Ditemukan di 9 Wilayah Jabar
ridwan kamil. ©2021 Merdeka.com
NEWS | 30 Juni 2021 16:37 Reporter : Aksara Bebey

Merdeka.com - Virus Covid-19 varian Delta yang daya penularannya tinggi sudah masuk di sembilan wilayah Jawa Barat. Ini berpengaruh pada peningkatan signifikan keterisian rumah sakit. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyampaikan berdasarkan genome sequencing, varian virus Covid-19 Delta ditemukan di Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Kuningan, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Kota Bandung, Kota Depok, Kabupaten Karawang dan Kabupaten Subang.

Meski sejauh ini tingkat kematian Covid-19 di Jabar sejak awal pandemi masih rendah, yakni di angka 1,37 persen, dia meminta masyarakat untuk waspada.

"Varian delta menularnya cepat, tapi kalau dilawan dengan prokes (protokol kesehatan) tidak akan menular. Varian delta sudah mendapati pasien muda, berdasarkan laporan dari Rumah Sakit Boromeus. Tapi cepat sembuhnya (pasien muda)," kata Ridwan Kamil, Rabu (30/6).

Keberadaan virus varian Delta ini berpengaruh signifikan pada keterisian rumah sakit. Hasil evaluasi, angka keterisian rumah sakit untuk pasien Covid-19 mencapai 90 persen.

"Jatah untuk pasien Covid-19, 40 persen dari total bed di RS. Kalau tempat tidur keseluruhan (di Rumah Sakit) ada 54 ribuan, yang dijatah untuk pasien Covid-19 itu dari 14 ribu, sekarang (kuotanya) naik jadi 16 ribu," ucap dia.

Menindaklanjuti hal itu, ia menyampaikan strategi yang akan dilakukan untuk mengurangi keterisian di rumah sakit. Hasil penelitian, banyak pasien yang dirawat sebetulnya tidak perlu diam di rumah sakit.

"Gejalanya kan empat kategori (untuk pasein Covid-19). Yaitu tak bergejala, gejala ringan, sedang dan berat. Kita sedang menyisir yang masuk ker RS itu gejala sedang dan berat. Yang ringan tidak perlu ke RS. Sekarang masih bercampur," ucap dia.

"Di hulu kita cegah melalui ruang isolasi desa. Yang tidak bergejala dan ringan bisa dirawat di isolasi. Ada 4.229 ruang isolasi di desa desa. Sehingga mengurangi orang yang dikit dikit ke RS. Di hilirnya pusat pemulihan nama lain dari hotel apartemen non-RS," pungkasnya. (mdk/cob)

Baca juga:
DPR Soroti Wacana PPKM Darurat Belum Singgung Pengetatan Akses Masuk ke RI
Menkes: Vaksin Tak Bikin Kebal Seperti Superman, Tetap Patuhi Prokes!
Dinkes Klaim Varian Delta Belum Ditemukan di Bali
Bupati Banyumas Masuki ICU RSUD Margono Sukarjo Motivasi Nakes dan Pasien Covid-19
Efek Samping Usai Vaksinasi AstraZeneca, Ada Empat Poin Penting
Menkes Ingatkan Warga Tak Abai Prokes: Vaksin Tak Membuat Kebal Seperti Superman

Banyak orang hebat di sekitar kita. Kisah mereka layak dibagikan agar jadi inspirasi bagi semua. Yuk daftarkan mereka sebagai Sosok Merdeka!

Daftarkan

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami