Kasus Duel Maut Paman dan Keponakan di Gowa, Polisi Periksa Istri Pelaku

PERISTIWA | 12 November 2019 16:28 Reporter : Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Polisi terus mendalami kasus duel maut melibatkan paman berinisial SA (49) dan keponakan berinisial SJ (50) di Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Senin (11/11). Duel maut dipicu perebutan lahan jagung itu berujung SA meregang nyawa usai ditebas oleh SJ.

Polisi hari ini memeriksa tiga saksi terkait insiden berdarah tersebut. Salah satu saksi diperiksa yakni istri pelaku.

"Dari tiga orang saksi yang diperiksa hari ini, salah satunya adalah istri pelaku Haji Sj karena yang bersangkutan ada di lokasi saat kejadian," kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan saat dikonfirmasi, Selasa, (12/11).

1 dari 2 halaman

Parang Hingga Sabit Ditemukan di Lokasi Duel

Pemeriksaan para saksi guna mendalami motif lain percekcokan yang di latar belakangi perebutan lahan kebun atau ladang jagung yang luasnya kurang lebih 1 hektare. Sengketa lahan itu sudah berlangsung sejak dua tahun lalu.

Polisi juga berencana memeriksa kejiwaan pelaku SJ. Sementara dari lokasi kejadian polisi menemukan 10 peralatan berkebun di antaranya sebilah parang dan sabit atau celurit.

"Kita telah melakukan pengamanan di lokasi kediaman kedua pihak di Kecamatan Biringbulu untuk mengantisipasi terjadinya aksi balas dendam. Selain kami imbau agar semuanya menahan diri, kami imbau juga jangan ada yang menyebar foto ataupun video kejadian tersebut," kata Mangatas Tambunan.

2 dari 2 halaman

80 Polisi Dikerahkan Amankan Lokasi Duel

Adapun Kabag Ops Polres Gowa, Kompol Sudaryanto yang juga dikonfirmasi menjelaskan, saat ini dikerahkan personel dari empat polsek sekitar untuk mengamankan lokasi. Masing-masing dari Polsek Manuju, Polsek Bungayya, Polsek Tompobulu dan Polsek Biringbulu sendiri.

"Masing-masing polsek menurunkan 3/4 personelnya sehingga total personel sekitar 80 orang. Dari Polres Gowa juga diturunkan tim Opsnal Intel untuk memonitor situasi di lapangan. Dan juga berkoordinasi dengan Polda Sulsel, melaporkan tiap ada perkembangan. Alhamdulillah hingga siang ini tidak terlihat gerakan apapun," kata Kompol Sudaryanto.

Sebelumnya diberitakan, duel maut terjadi antara paman SA dengan keponakan SJ di ladang jagung Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Sang paman tewas mengenaskan dengan kepala terpenggal.

"Pelaku inisial Haji SJ telah menyerahkan diri ke Polsek setempat dan kini dalam perjalanan menuju Polres Gowa," kata Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Mangatas Tambunan saat dikonfirmasi, Senin (11/11).

Camat Biringbulu, Yamin Basri menjelaskan, antara SA dan SJ masih kerabat. Keduanya berasal dari Desa Taring, Kecamatan Biringbulu. Namun SA berdomisili di Kelurahan Tonrorita karena istrinya asal daerah tersebut.

Antara keduanya sudah lama terlibat konflik memperebutkan lahan ladang jagung. Lahan itu baru panen dan saat ini baru mulai tanam lagi. Selama ini dikuasai oleh SJ.

"Kejadiannya pagi sekali tadi di lahan itu dan lokasinya sangat jauh dari lokasi perkampungan sehingga masih jarang orang. Jadi sangat kurang saksi. Tapi kata Haji SJ, istrinya ada di lokasi itu. Yang ditemukan di lokasi kejadian sementara ini hanya satu sabit yang biasa digunakan petani di ladang. Kasusnya ini sementara didalami polisi," kata Yamin. (mdk/gil)

Baca juga:
Duel Maut Rebutan Ladang Jagung, Paman Tewas di Tangan Keponakan
Miris, Rentetan Pembunuhan Anggota Keluarga Ini Dilakukan Cuma karena Masalah Harta
Polisi Duga Ada Indikasi Penyekapan Terhadap Mayat Pria dalam Koper di Bogor
Kasus Mayat Dicor di Musala, Pelaku Nekat Bunuh Bapak karena Terlilit Utang
Sakit Hati Sering Diejek, Motif Pelaku Bunuh Driver Ojol di Cakung
Polisi Ungkap Kasus Pembunuhan di Rusun Cakung